Pemerintah Provinsi An Giang meluncurkan platform daring khoinghiep.angiang.gov.vn sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem startup inovatif di daerah tersebut. Peluncuran ini berlangsung bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Departemen Sains dan Teknologi Provinsi An Giang dan Institut Inovasi dari Universitas Ekonomi Kota Ho Chi Minh untuk transfer model startup inovatif.
Dalam pidato pembukaan, pimpinan Departemen Sains dan Teknologi Provinsi An Giang menyatakan periode 2021–2025 telah menjadi fondasi penting bagi kegiatan startup inovatif. Salah satu capaian yang disorot adalah sinkronisasi regulasi, termasuk Resolusi No. 20/2025/NQ-HĐND yang memuat dukungan bagi startup teknologi digital.
Menurut paparan tersebut, penguatan semangat kewirausahaan juga dilakukan melalui lebih dari 1.500 siaran radio serta kampanye media sosial yang mencatat sekitar 120.000 interaksi dari kalangan muda. Dari sisi peningkatan kapasitas, telah diselenggarakan 100 kursus pelatihan yang diikuti lebih dari 10.000 peserta, dengan materi yang berkembang dari pengetahuan dasar menuju penerapan kecerdasan buatan (AI), transformasi digital, dan manajemen risiko.
Pertumbuhan ekosistem ini turut ditandai dengan berdirinya Asosiasi Inovasi dan Kewirausahaan. Asosiasi tersebut memiliki lebih dari 100 anggota, termasuk 24 bergelar doktor dan 54 bergelar magister, dan diposisikan sebagai pusat penghubung bagi proyek-proyek lokal yang dinilai menjanjikan.
Meski demikian, Departemen Sains dan Teknologi mengakui masih terdapat sejumlah tantangan. Jumlah proyek yang berkembang menjadi bisnis nyata dinilai masih terbatas. Sementara itu, produk rintisan di tingkat kecamatan disebut masih berupa produk mentah dan belum memiliki kandungan teknologi yang memadai. Keterbatasan ruang dukungan pascakompetisi serta hambatan dalam mekanisme keuangan juga disebut sebagai kendala yang perlu diatasi.
Untuk merespons persoalan tersebut, An Giang mengadopsi model dari Universitas Ekonomi Kota Ho Chi Minh yang berfokus pada empat bidang utama, yakni pembinaan proyek praktis bagi kaum muda, peningkatan kemampuan manajemen modern bagi bisnis, penguatan koneksi jejaring ekosistem regional, serta pengoperasian platform daring khoinghiep.angiang.gov.vn.
Dalam arahan pada acara itu, Wakil Ketua Tetap Komite Rakyat Provinsi An Giang Nguyen Thanh Phong menegaskan inovasi merupakan tugas kunci bagi pembangunan berkelanjutan. Ia menyebut adopsi model dari Universitas Ekonomi Kota Ho Chi Minh sebagai tonggak penting dalam membangun ekosistem terbuka, sekaligus membantu An Giang membuat terobosan dalam proses transformasi digital nasional pada 2026.
Nguyen Thanh Phong juga memaparkan lima solusi utama untuk mewujudkan Resolusi No. 57-NQ/TW dari Politbiro. Solusi tersebut meliputi fokus pada AI dan bioteknologi dalam program dukungan hingga 2030; kajian pembentukan dana modal ventura; peningkatan ruang kerja bersama dan laboratorium modern untuk ekonomi kelautan, pertanian berteknologi tinggi, dan pariwisata; penguatan keterampilan manajemen serta promosi perdagangan bagi generasi muda; dan memperkuat hubungan antara negara, sekolah, dan dunia usaha dengan penekanan pada dukungan profesional dari Universitas Ekonomi Kota Ho Chi Minh.
Pimpinan Komite Rakyat Provinsi An Giang mengarahkan Departemen Sains dan Teknologi untuk berperan sebagai pusat koordinasi, memastikan platform khoinghiep.angiang.gov.vn beroperasi efektif dan tidak sekadar bersifat formalitas. Pada saat yang sama, universitas dan perguruan tinggi di provinsi tersebut didorong untuk menginspirasi mahasiswa agar mengubah ide menjadi produk dan inisiatif menjadi nilai praktis, guna berkontribusi pada peningkatan indeks inovasi dan daya saing provinsi mulai 2026.
Di akhir acara, para pemimpin Provinsi An Giang dan Universitas Ekonomi Kota Ho Chi Minh melakukan seremoni penekanan tombol sebagai tanda peluncuran resmi platform daring khoinghiep.angiang.gov.vn.