BERITA TERKINI
Aplikasi IKNOW Catat Sekitar 11.000 Kunjungan ke IKN pada Pekan Pertama Akses Dibuka

Aplikasi IKNOW Catat Sekitar 11.000 Kunjungan ke IKN pada Pekan Pertama Akses Dibuka

Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi membuka akses kunjungan bagi masyarakat umum. Pendaftaran kunjungan dilakukan melalui aplikasi SuperApps bernama IKNOW, yang digunakan sebagai gerbang utama bagi warga yang ingin melihat langsung perkembangan calon ibu kota baru Indonesia.

Dalam sepekan pertama pembukaan, Otorita IKN (OIKN) mencatat antusiasme publik yang tinggi. Di bawah pengawasan Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Prof. Mohammed Ali Berawi, data pengguna aplikasi dilaporkan terus meningkat seiring minat masyarakat untuk berkunjung ke kawasan Nusantara.

Menurut Prof. Ali Berawi, pemantauan OIKN menunjukkan sekitar 11 ribu orang datang langsung ke lokasi dalam tujuh hari terakhir. Ia menambahkan, konsolidasi data masih berlangsung lintas kedeputian karena pengunjung tidak hanya berasal dari masyarakat umum, tetapi juga dari berbagai kementerian, lembaga, instansi pemerintah, hingga pihak swasta.

Di balik kemudahan pendaftaran kunjungan, OIKN menekankan aspek keamanan siber dan perlindungan data pribadi sebagai prioritas. OIKN berkolaborasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui IT Security Assessment (ITSA) untuk menilai keamanan seluruh aset digital OIKN, termasuk aplikasi IKNOW.

Prof. Ali Berawi menyebut penilaian tersebut penting untuk mengukur kekuatan pertahanan siber sekaligus memetakan bagian yang perlu ditingkatkan demi melindungi data masyarakat. Selain evaluasi berkala, OIKN juga menerapkan pengamanan tambahan, termasuk verifikasi biometrik untuk akses identitas pengguna di aplikasi.

OIKN juga menjalankan pencadangan data harian sebagai langkah mitigasi guna meminimalkan dampak bila terjadi gangguan atau insiden teknis. Langkah-langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga kerahasiaan informasi pengguna.

Terkait lonjakan minat, Prof. Ali Berawi menyampaikan proses pemesanan tiket kunjungan tetap berjalan lancar, meski terdapat kepadatan pada jam-jam tertentu akibat tingginya jumlah pendaftar. OIKN saat ini melakukan evaluasi mengenai kemungkinan penambahan kuota harian pengunjung, dengan pertimbangan agar tidak mengganggu aktivitas utama di lapangan.

Pengelola menekankan dua fokus utama, yakni menjaga pengalaman pengunjung tetap optimal sekaligus memastikan pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) berjalan sesuai target. Mengenai kendala teknis, Prof. Ali Berawi menyatakan aplikasi IKNOW sejauh ini beroperasi tanpa masalah berarti, dengan pembaruan sistem dilakukan secara berkelanjutan.

Untuk membantu masyarakat, OIKN menyediakan sejumlah dukungan layanan, antara lain kanal helpdesk bagi pengguna yang mengalami kesulitan pendaftaran, pembaruan sistem rutin untuk meningkatkan kenyamanan layanan, serta tim teknis siaga untuk memastikan fungsi aplikasi tetap berjalan optimal selama masa kunjungan.

OIKN menilai operasional pekan pertama ini sebagai langkah awal menuju visi Nusantara sebagai kota cerdas, hijau, dan digital. Hasil evaluasi dari pelaksanaan layanan kunjungan melalui IKNOW akan dijadikan dasar penguatan infrastruktur layanan ke depan, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

Menutup penjelasannya, Prof. Ali Berawi menegaskan bahwa Nusantara adalah milik seluruh bangsa Indonesia. Ia berharap setiap pengunjung dapat merasakan kebanggaan atas kemajuan yang sedang dibangun, seiring IKNOW berperan sebagai pintu utama layanan kunjungan berbasis digital ke ibu kota baru.