BERITA TERKINI
ASN Pangandaran Nilai WFH Sepekan Sekali Kurang Efektif, Keluhkan Kuota Internet dan Absensi Bertambah

ASN Pangandaran Nilai WFH Sepekan Sekali Kurang Efektif, Keluhkan Kuota Internet dan Absensi Bertambah

Kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Pangandaran dinilai belum sepenuhnya efektif. Sejumlah ASN menilai skema kerja dari rumah yang saat ini hanya diberlakukan satu hari dalam sepekan tidak banyak berdampak pada efisiensi kerja, bahkan menambah pengeluaran pribadi.

ASN Kabupaten Pangandaran, Ari Ridwan, mengatakan penerapan WFH sehari dalam seminggu tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja maupun penghematan biaya operasional. Menurutnya, pengeluaran pribadi seperti bahan bakar minyak (BBM) serta biaya dinas seperti listrik tidak mengalami perubahan berarti.

“WFH diberlakukan hanya sehari dalam seminggu. Menurut saya tidak terlalu berpengaruh pada kinerja ataupun efisiensi pengeluaran pribadi seperti BBM dan dinas seperti listrik,” kata Ari saat diwawancarai, Jumat (22/5/2026).

Ari justru menyoroti kebutuhan internet yang meningkat selama bekerja dari rumah. Ia menyebut kuota internet menjadi lebih cepat habis, sementara persoalan jaringan dan biaya kuota turut memengaruhi kelancaran pekerjaan saat WFH.

“Malah habis atau boros kuota internet,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai sistem absensi ketika WFH lebih merepotkan dibandingkan saat bekerja di kantor. Jika pada hari kerja normal absensi dilakukan dua kali, yakni pagi dan sore, saat WFH absensi harus dilakukan tiga kali, yaitu pagi, siang, dan sore.

“Kalau hari kerja normal hanya dua kali absensi, pagi dan sore. Tapi kalau WFH harus tiga kali, pagi, siang, dan sore,” kata Ari.

Meski demikian, Ari mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam membagi fokus pekerjaan dengan urusan rumah tangga maupun keluarga selama bekerja dari rumah. Namun secara keseluruhan, ia menilai penerapan WFH sehari dalam sepekan kurang efektif di lingkungan ASN Pangandaran.

“Kalau WFH hanya satu hari, lebih baik WFO saja, pelayanan lebih efektif,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan ASN lainnya, Fitri. Ia menilai WFH memberikan fleksibilitas karena pekerjaan bisa dilakukan dari rumah, tetapi konsekuensinya pengeluaran untuk internet menjadi lebih besar.