Bank Mandiri menambah layanan kurban digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Melalui layanan ini, nasabah dapat memilih hewan kurban sekaligus memantau penyalurannya dalam satu aplikasi.
Fitur kurban digital tersebut tersedia sejak Juni 2024 dan dikelola bersama Mandiri Amal Insani (MAI), lembaga amil zakat yang terafiliasi dengan Bank Mandiri. Akses layanan kurban dapat dilakukan melalui menu Donasi & Zakat di aplikasi.
Ketua MAI Bily Arkan menyebut fitur ini ditujukan sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin berkurban dengan proses yang lebih praktis. Ia mengatakan, pilihan hewan kurban yang tersedia mencakup kambing, domba, sapi utuh, hingga program patungan 1/7 sapi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial nasabah.
Menurut Bily, proses transaksi dilakukan langsung di aplikasi, mulai dari pemilihan hewan, pengisian data pekurban, hingga pembayaran yang terhubung dengan rekening nasabah.
Program kurban ini juga menyediakan opsi penyaluran ke berbagai daerah melalui skema Pelosok Negeri. Harga yang ditawarkan disebut mulai sekitar Rp2 jutaan untuk kambing atau patungan sapi, hingga belasan juta rupiah untuk sapi utuh.
Bily menambahkan, layanan kurban digital ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem layanan sosial dan keuangan. Ia menilai, integrasi layanan dalam satu aplikasi diharapkan dapat memudahkan nasabah berkurban dengan proses yang cepat, aman, dan praktis.
Setelah transaksi selesai, nasabah akan menerima konfirmasi melalui email, WhatsApp, dan SMS. Selain itu, laporan distribusi serta sertifikat kurban digital akan diberikan setelah Idul Adha.