BERITA TERKINI
Bappeda Mimika Sosialisasikan SIMONEV, Minta OPD Tertib Input Realisasi Fisik untuk Percepat Serapan APBD 2026

Bappeda Mimika Sosialisasikan SIMONEV, Minta OPD Tertib Input Realisasi Fisik untuk Percepat Serapan APBD 2026

TIMIKA — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika menggelar sosialisasi penginputan realisasi fisik dan paket kegiatan Tahun Anggaran 2026 melalui Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi (SIMONEV). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Mimika, Selasa (19/05/2026), menekankan pentingnya akurasi data lapangan untuk mendorong percepatan penyerapan anggaran daerah.

Sosialisasi dibuka Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang. Dalam arahannya, ia menegaskan SIMONEV tidak sekadar untuk memenuhi kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis untuk mengolah data realisasi menjadi informasi yang dapat digunakan dalam penyusunan kebijakan.

Septinus menyampaikan kegiatan tersebut merupakan respons atas perhatian yang disampaikan Bupati Mimika dalam evaluasi dua pekan sebelumnya terkait progres pekerjaan fisik di lapangan. Ia menilai pembaruan fitur pada aplikasi SIMONEV diharapkan mempercepat dan mengintegrasikan koordinasi pelaporan antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

Menurut Septinus, mekanisme pelaporan kini diarahkan meninggalkan pola manual. Setiap OPD diminta menjadi pengguna aktif, sementara subbagian program di masing-masing instansi wajib menginventarisasi progres fisik di lapangan dan segera menginputnya ke dalam aplikasi.

Dalam penerapan sistem ini, Bappeda Mimika berperan sebagai pengelola utama. Data yang diinput admin di tiap OPD tidak hanya dipantau di tingkat kabupaten, tetapi juga terintegrasi hingga ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Septinus menjelaskan penerapan SIMONEV didukung empat dimensi utama dalam manajemen pembangunan daerah, yakni konsistensi dan keselarasan dokumen perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan; akurasi pengendalian teknis secara administrasi maupun kondisi riil; akuntabilitas, transparansi, serta efisiensi anggaran; dan penguatan dasar pengambilan keputusan berbasis data untuk perencanaan berikutnya.

Memasuki periode Mei menuju Juni 2026, Bappeda mengingatkan OPD untuk bekerja lebih intensif. Berdasarkan pemantauan awal pada aplikasi, masih terdapat sejumlah OPD yang mencatatkan realisasi fisik di bawah standar 10%.

Adapun sosialisasi SIMONEV 2026 menargetkan seluruh aktivitas program OPD terukur hingga akhir tahun anggaran dengan capaian 100%, mendorong akselerasi kinerja administrasi dan pelaksanaan lapangan sesuai rentang waktu, serta memastikan keterukuran penyerapan APBD Mimika Tahun Anggaran 2026 secara berkala.

“Harapan kami, seluruh OPD benar-benar mendorong proses pencapaian kinerja ini. Jangan sampai ada yang tertinggal karena keterlambatan penginputan berdampak langsung pada rapor penyerapan APBD kita. Ketika pimpinan melakukan evaluasi, kita harus bisa menunjukkan progres peningkatan yang signifikan,” ujar Septinus.