Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Ogan Ilir melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah inovasi daerah yang telah diterapkan di lingkungan kerjanya, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong tata kelola organisasi yang lebih efektif.
Monitoring dan evaluasi difokuskan pada tiga inovasi unggulan BRIDA Ogan Ilir, yakni “SUKMA RISDA” (Survei Kepuasan Masyarakat Riset dan Inovasi), “BANGKIT” (Bank Kearsipan Internal), dan “BERSERI” (Bersih, Sehat, Rapi dan Indah).
Kepala BRIDA Ogan Ilir menyatakan monitoring dan evaluasi penting untuk melihat sejauh mana implementasi inovasi berjalan optimal. Hasil kegiatan ini juga disebut menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan inovasi secara berkelanjutan.
Inovasi “SUKMA RISDA” diterapkan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan riset dan inovasi yang diberikan BRIDA Ogan Ilir. Melalui survei tersebut, instansi berharap memperoleh masukan dari masyarakat sebagai bahan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, inovasi “BANGKIT” ditujukan untuk membantu pengelolaan arsip internal agar lebih tertata, mudah diakses, dan efisien. Sistem ini dinilai mendukung administrasi yang lebih efektif dan akuntabel di lingkungan kerja BRIDA.
Adapun inovasi “BERSERI” berfokus pada upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, rapi, dan indah. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan serta produktivitas pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui monitoring dan evaluasi tersebut, BRIDA Ogan Ilir berharap seluruh inovasi yang telah diterapkan dapat berjalan konsisten, memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat, serta menjadi bagian dari budaya kerja inovatif di lingkungan instansi.