BERITA TERKINI
Dekan Fakultas Pertanian UPM Tinjau Pusat Riset Teknologi Pakan USK, Bahas Penguatan Kerja Sama

Dekan Fakultas Pertanian UPM Tinjau Pusat Riset Teknologi Pakan USK, Bahas Penguatan Kerja Sama

BANDA ACEH — Dekan Fakultas Pertanian Universiti Putra Malaysia (UPM), Prof. Dr. Loh Teck Chwen, mengunjungi Research Center for Innovation and Feed Technology atau Pusat Riset Inovasi dan Teknologi Pakan (PRITP) Universitas Syiah Kuala (USK), Rabu (13/5/2026). Kunjungan ini dilakukan setelah ia menjadi narasumber dalam kegiatan International Guest Lecture di Fakultas Pertanian USK.

Prof. Loh disambut Kepala PRITP USK, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc., IPU, bersama jajaran peneliti dan dosen. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan implementasi kerja sama internasional antara USK dan UPM, terutama pada bidang inovasi teknologi pakan, peternakan berkelanjutan, dan riset pangan ternak.

Prof. Samadi menilai kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi akademik dan penelitian yang telah terjalin. Ia menekankan kerja sama internasional perlu diwujudkan melalui program nyata yang berdampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

Menurutnya, diskusi diarahkan pada rencana program kolaboratif, seperti riset bersama, publikasi internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pengembangan inovasi teknologi pakan yang dapat diterapkan di sektor peternakan.

Sementara itu, Prof. Loh mengapresiasi fasilitas dan aktivitas riset yang dimiliki PRITP USK. Ia menilai pusat riset tersebut berpotensi menjadi mitra strategis UPM dalam pengembangan penelitian berbasis inovasi dan keberlanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Diskusi juga membahas peluang pengembangan riset terkait probiotik, postbiotik, formulasi pakan ternak, hingga teknologi pengolahan limbah pertanian menjadi bahan pakan bernilai tambah.

Melalui kunjungan tersebut, kedua institusi berharap hubungan kerja sama USK dan UPM semakin erat dan menghasilkan berbagai program kolaboratif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, riset inovatif, serta pengembangan sektor peternakan berkelanjutan di tingkat regional maupun internasional.