BERITA TERKINI
Digitalisasi UMKM Meningkat, Koneksi Internet Stabil Makin Dibutuhkan untuk Operasional Usaha

Digitalisasi UMKM Meningkat, Koneksi Internet Stabil Makin Dibutuhkan untuk Operasional Usaha

UMKM disebut menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Mengacu pada data Bank Indonesia (BI), saat ini terdapat lebih dari 65 juta pelaku UMKM di Tanah Air.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan posisi UMKM sebagai pilar penting ekonomi nasional. “UMKM selalu kita tegaskan menjadi pilar penting dari ekonomi Indonesia untuk menuju Indonesia maju,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Senada, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyebut kontribusi UMKM terhadap ekonomi nasional sangat besar. Menurutnya, sektor ini menyumbang sekitar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). “UMKM ini memegang peran yang sangat amat penting terhadap pertumbuhan ekonomi kita, terhadap PDB kita secara keseluruhan,” kata Roro, dikutip dari RRI.

Seiring digitalisasi yang makin masif, pelaku usaha rumahan dan UMKM semakin bergantung pada koneksi internet yang stabil. Aktivitas seperti membalas pesan pelanggan, mengunggah produk, melakukan live streaming, hingga memproses transaksi membutuhkan jaringan yang responsif.

Koneksi yang lambat dinilai dapat menghambat produktivitas sekaligus menurunkan pengalaman pelanggan. Karena itu, kebutuhan internet tidak lagi sekadar untuk komunikasi, melainkan menjadi bagian penting dalam mendukung operasional bisnis sehari-hari.

Dalam konteks tersebut, Telkomsel memperkenalkan teknologi “powered by AI” yang ditujukan untuk membantu menjaga kualitas koneksi agar tetap optimal. Perusahaan juga menyatakan telah menghadirkan jaringan 5G di 107 kota/kabupaten di Indonesia per Mei 2026, dengan klaim latensi rendah dan koneksi yang lebih responsif untuk mendukung aktivitas digital pelaku usaha.