BERITA TERKINI
DPRD Kota Batu Minta Pemkot Fasilitasi Pengembangan Varietas Apel Golden Analagi

DPRD Kota Batu Minta Pemkot Fasilitasi Pengembangan Varietas Apel Golden Analagi

DPRD Kota Batu mendorong Pemerintah Kota Batu agar segera mengambil langkah konkret untuk mengapresiasi sekaligus memfasilitasi pengembangan varietas apel baru bernama Golden Analagi. Varietas tersebut merupakan hasil riset mandiri Rudy Mardiyanto, warga setempat, yang menarik perhatian legislatif karena dinilai berpotensi menjadi produk unggulan daerah.

Wakil Ketua II DPRD Kota Batu Ludi Tanarto mengatakan, riset Rudy yang dilakukan selama tujuh tahun melalui persilangan Apel Anna dan Manalagi merupakan aset besar bagi Kota Batu. Ia menilai pemerintah daerah tidak seharusnya mengabaikan potensi warga yang mampu menghasilkan inovasi melalui penelitian panjang dengan biaya mandiri.

Menurut Ludi, dukungan pemerintah diperlukan agar hasil penelitian tidak berhenti di lahan percobaan, tetapi dapat memberi manfaat lebih luas, terutama bagi petani apel. Ia menyinggung kondisi petani yang saat ini menghadapi gempuran produk impor, sehingga penguatan varietas lokal dinilai perlu menjadi perhatian.

Ia juga menekankan pentingnya apel sebagai ikon Kota Batu. Karena itu, Ludi menyebut perlu ada prioritas untuk mempertahankan keberadaan komoditas tersebut melalui dukungan terhadap inovasi varietas baru.

Terkait kendala teknis seperti hak paten atau Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) yang sempat dikeluhkan peneliti karena beban biaya pajak, Ludi menyatakan DPRD siap mendukung dari sisi kebijakan maupun penganggaran jika diperlukan untuk pengembangan varietas ini.

Ludi berharap Golden Analagi kelak memiliki produksi yang tinggi, tahan terhadap serangan penyakit, serta adaptif terhadap perubahan cuaca. Ia juga menekankan pentingnya kualitas buah yang dapat diterima pasar.

Sebelumnya, Rudy Mardiyanto diberitakan berhasil menciptakan Golden Analagi, varietas apel berwarna kuning keemasan yang disebut menggabungkan tekstur renyah Manalagi dan keunggulan fisik Apel Anna. Inovasi ini disebut-sebut sebagai upaya menjawab kerentanan varietas lama terhadap penyakit cacar buah sekaligus menjaga identitas Kota Batu sebagai Kota Apel.