Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, mengingatkan para orang tua agar lebih ketat mengawasi penggunaan gawai oleh anak-anak di era digital. Menurutnya, gawai memang dapat membantu proses belajar, namun penggunaan yang tidak bijak berisiko menimbulkan dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.
“Anak-anak perlu mendapatkan pendampingan dan batasan waktu dalam menggunakan gadget. Jangan sampai mereka terlalu lama bermain game atau mengakses konten yang tidak sesuai dengan usia,” ujar Nenie, Kamis (14/5/2026).
Ia menilai penggunaan gawai secara berlebihan dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental anak. Dampak yang dikhawatirkan antara lain gangguan konsentrasi, berkurangnya interaksi sosial, serta menurunnya aktivitas fisik. Karena itu, ia menekankan peran orang tua penting untuk membangun pola penggunaan teknologi yang sehat di lingkungan keluarga.
Selain membatasi durasi, Nenie juga mendorong orang tua untuk aktif mengarahkan anak memanfaatkan teknologi sebagai sarana edukasi dan kreativitas. Ia menambahkan, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak menjadi kunci agar anak tidak bergantung sepenuhnya pada perangkat digital.
Untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai, Nenie menyarankan kegiatan bersama keluarga, permainan tradisional, olahraga, dan membaca buku sebagai alternatif. Ia juga mengimbau sekolah serta lingkungan sekitar turut berperan memberikan edukasi literasi digital agar anak-anak mampu menggunakan teknologi secara aman dan bertanggung jawab.