Dunia musik internasional kembali ramai setelah Drake merilis lagu baru berjudul Make Them Cry yang memuat penyebutan nama BTS. Lagu tersebut menjadi bagian dari album kejutan Drake bertajuk ICEMAN, yang segera menarik perhatian pendengar global sejak dirilis.
Perbincangan paling besar muncul dari satu baris lirik yang cepat menyebar di media sosial. Dalam salah satu bagiannya, Drake melantunkan kalimat: “I’m feeling like BTS ’cause it took the whole career for me to be so discovered.”
Cuplikan lirik itu memicu beragam reaksi. Sebagian pendengar menilai penyebutan BTS sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang grup tersebut hingga meraih pengakuan dunia. Namun, tidak sedikit pula yang menganggap perbandingan itu terdengar janggal dan membingungkan.
Penyebutan BTS dalam karya musisi internasional dinilai bukan hal yang sepenuhnya mengejutkan, mengingat posisi BTS yang kian menonjol dalam industri musik global. Selama beberapa tahun terakhir, BTS kerap dipandang sebagai salah satu simbol kuat globalisasi musik Asia di pasar Barat, dengan capaian seperti memecahkan rekor tangga lagu, tampil di ajang penghargaan internasional, hingga menggelar konser stadion berskala besar.
Meski hanya satu baris, lirik Drake tersebut memunculkan interpretasi yang berbeda-beda. Ada yang menafsirkan Drake sedang membandingkan proses panjang dalam kariernya hingga merasa benar-benar “ditemukan” atau diakui secara luas, dengan BTS sebagai simbol perjalanan menuju pengakuan global. Di sisi lain, sebagian warganet mempertanyakan relevansi perbandingan itu, mengingat Drake telah lama dikenal sebagai bintang besar di kancah internasional. Perbedaan pandangan ini memunculkan berbagai spekulasi mengenai maksud sebenarnya di balik lirik tersebut.
Di kalangan penggemar BTS (ARMY), respons juga terbagi. Sebagian menyambutnya dengan kebanggaan karena BTS kembali disebut oleh salah satu rapper ternama dunia, yang dianggap menunjukkan besarnya pengaruh grup tersebut dalam budaya pop global. Namun, ada pula yang mempertanyakan konteksnya dan menilai perbandingan itu kurang tepat. Perdebatan kemudian meluas di berbagai platform seperti X, TikTok, dan Reddit.
Bagi penggemar lama Drake, memasukkan referensi tokoh terkenal atau fenomena budaya pop ke dalam lirik bukan hal baru. Drake dikenal kerap menyelipkan nama selebritas, atlet, tren internet, hingga figur global dalam lagu-lagunya. Namun, karena BTS memiliki basis penggemar yang besar dan aktif, penyebutan kali ini dengan cepat menjadi viral.
Viralnya potongan lirik tersebut juga menyoroti perubahan cara musik dikonsumsi di era media sosial. Jika sebelumnya perhatian publik lebih terpusat pada keseluruhan lagu atau album, kini satu kalimat singkat dapat menyebar luas lebih cepat daripada lagunya sendiri. Cuplikan lirik dapat berubah menjadi bahan debat, meme, hingga teori lintas komunitas.
Hingga kini, belum ada penjelasan tambahan dari Drake mengenai makna lirik tersebut. Karena itu, perbedaan tafsir kemungkinan masih akan berlanjut, dengan sebagian pihak melihatnya sebagai bentuk respek, sementara yang lain menilai perbandingan itu terasa tidak sejalan dengan konteks perjalanan karier masing-masing.
Di tengah perdebatan itu, album ICEMAN juga ikut menjadi sorotan karena dirilis secara mendadak. Strategi rilis kejutan semacam ini membuat publik cepat membedah tiap lagu untuk mencari makna tersembunyi, sindiran, atau referensi tertentu—dan dalam kasus ini, satu baris lirik yang menyebut BTS sudah cukup memicu diskusi global.