BERITA TERKINI
Folaplay Ditargetkan Minim Kendala Saat Siarkan Piala Dunia 2026, Folago Siapkan Uji Beban

Folaplay Ditargetkan Minim Kendala Saat Siarkan Piala Dunia 2026, Folago Siapkan Uji Beban

PT Folago Global Nusantara menargetkan aplikasi Folaplay dapat digunakan dengan minim kendala saat menayangkan Piala Dunia 2026. Hal ini disampaikan Sales Director Folago, Vicktor Aritonang, di tengah kekhawatiran publik terkait kesiapan aplikasi yang rencananya baru dirilis pada awal Juni 2026.

LPP TVRI secara resmi menunjuk PT Folago Global Nusantara sebagai mitra penayangan Piala Dunia 2026 melalui layanan OTT (Over The Top) di berbagai perangkat berbasis digital. Seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 disebut akan ditayangkan melalui Folaplay sebagai platform utama.

Vicktor mengatakan, potensi lonjakan penonton yang menyaksikan pertandingan secara bersamaan sudah menjadi perhatian sejak awal kerja sama dengan TVRI. Karena itu, Folago menggandeng Huawei sebagai mitra teknologi untuk pengembangan aplikasi.

“Sebenarnya itu yang menjadi perhatian kami sejak awal. Jadi, makanya di awal pekan terakhir bulan ini, kami akan memastikan lagi soal itu,” kata Vicktor saat ditemui di Kantor TVRI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Ia menambahkan, Folago berencana melakukan stress test pada pekan berikutnya untuk memastikan kesiapan aplikasi, termasuk terkait kapasitas penonton dan kebutuhan trafik data. “Jadi, mungkin stress test akan kami lakukan pada pekan depan untuk memastikan masalah kendala user, lalu kapasitas penonton yang sejumlah tersebut difaktori dari berapa gigabyte traffic, itu yang kami sudah pastikan ke mereka (Huawei).”

Menurut Vicktor, pihak mitra teknologi memberikan jaminan terkait stabilitas layanan. “Tapi, mereka sangat menjamin sekali tidak mengalami kesalahan,” ujarnya.

Selain aspek teknis, Folago juga menyebut masih terus mematangkan Folaplay menjelang peluncuran. Vicktor mengatakan aplikasi direncanakan tersedia untuk diunduh pada awal Juni 2026, menyesuaikan agenda pertandingan persahabatan pada 7 Juni. “Tanggal (rilis aplikasi) direncanakan awal bulan depan karena kan ada pertandingan persahabatan di tanggal 7. Paling tidak di tanggal 1 atau 2 sudah bisa didownload, sudah bisa start,” kata dia.

Terkait skema berlangganan, Vicktor menyebut penayangan Piala Dunia 2026 akan dibagi dalam dua paket, yakni mingguan dan bulanan, yang dapat digunakan di berbagai platform, baik perangkat mobile maupun perangkat lainnya. Paket mingguan disebut direncanakan seharga Rp 25.000.

Namun, ia juga menyampaikan kemungkinan adanya penyesuaian harga untuk paket mingguan mulai fase semifinal. Sementara itu, paket bulanan disebut mencakup seluruh tayangan dalam sekali pembelian. “Namun, untuk yang paketan per minggu, mulai semifinal rasanya akan ada penambahan (harga). Kalau yang paket per bulan sudah mendapatkan semua dalam sekali pembelian,” ujar Vicktor.