Setiap 11 Februari diperingati sebagai Hari Internet Aman Dunia atau Safer Internet Day (SID). Peringatan yang dimulai sejak 2004 ini bertujuan meningkatkan kesadaran agar pengguna internet menjelajahi dunia maya dengan lebih aman dan bertanggung jawab. Tema SID tahun ini adalah “Too good to be true? Protecting yourself and others from scams online”.
Country Director Fortinet Indonesia, Edwin Lim, mengatakan percepatan transformasi digital di Indonesia turut diikuti peningkatan ancaman siber. Menurutnya, lonjakan trafik internet berdampak pada naiknya ancaman seperti malware dan akses tidak sah.
Edwin menyebut, dalam delapan bulan Indonesia mengalami 123 juta anomali lalu lintas internet. Ia menilai kondisi tersebut menegaskan pentingnya perusahaan mengadopsi sistem keamanan siber terpadu. “Bisnis perlu memprioritaskan solusi keamanan menyeluruh untuk melindungi operasional mereka dari ancaman yang terus berubah, terutama saat SID mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan online,” ujarnya di Jakarta.
Ia juga mendorong organisasi mengintegrasikan sistem keamanan canggih untuk melindungi data dan jaringan, termasuk penggunaan otentikasi multi-faktor serta langkah keamanan lain untuk mengurangi risiko.
Selain itu, Edwin menekankan perlunya pembelajaran dan penyesuaian berkelanjutan dalam strategi keamanan siber. Menurutnya, organisasi perlu berinvestasi pada pelatihan personel agar mampu mengenali dan merespons potensi ancaman, sekaligus membangun budaya kesadaran keamanan siber.
Edwin turut menyoroti tantangan serangan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) serta kerentanan pada layanan cloud. Ia mengatakan Fortinet memanfaatkan AI untuk meningkatkan kemampuan deteksi ancaman agar organisasi dapat mengenali dan merespons lebih cepat, sehingga perlindungan menjadi lebih proaktif.
Edwin menambahkan, penguatan budaya keamanan siber di lingkungan kerja dinilai penting agar karyawan memahami potensi ancaman dan memiliki pengetahuan untuk melindungi diri serta organisasi dari risiko siber.
Ia menyatakan Fortinet berkomitmen mendukung ekonomi digital Indonesia melalui penyediaan solusi keamanan siber yang komprehensif. Menurutnya, langkah keamanan siber yang kuat semakin dibutuhkan seiring meluasnya adopsi transformasi digital di Indonesia.