Google resmi memperkenalkan Googlebook, laptop Android generasi baru yang mengusung teknologi AI Gemini. Perangkat ini diposisikan untuk mendukung cara pengguna bekerja, belajar, dan berkreasi di era digital melalui integrasi kecerdasan buatan di dalam sistemnya.
Tren laptop berfitur AI kian berkembang seiring hadirnya NPU pada prosesor. Namun, sejumlah perangkat di kategori ini masih dipasarkan dengan harga tinggi. Melalui Googlebook, Google memperkenalkan solusi AI laptop yang memanfaatkan Gemini dengan tujuan menjangkau lebih banyak pengguna.
Googlebook turut membawa sejumlah fitur yang diklaim memudahkan interaksi antarperangkat dan pengguna. Di antaranya quick access, serta Magic Pointer yang disebut dapat membantu pembuatan jadwal atau acara berdasarkan tanggal yang tercantum pada email.
Kehadiran Googlebook juga diprediksi dapat mengubah persaingan pasar laptop global yang selama ini didominasi perangkat berbasis Windows dan macOS. Untuk produksi perangkat, Google menggandeng sejumlah produsen seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo. Kolaborasi ini disebut menghadirkan material premium, dengan target agar Googlebook mampu bersaing dari sisi performa maupun desain di pasar yang semakin kompetitif.
Googlebook diperkenalkan dalam acara The Android Show yang digelar Google pada Selasa (12/5/2026). Laptop ini berjalan menggunakan sistem operasi berbasis Android dengan integrasi Gemini AI. Google menyebut Googlebook menawarkan kombinasi antara browser Chrome dan aplikasi Android yang berjalan mulus, menghadirkan pengalaman berbeda dibanding Chromebook yang telah hadir selama 15 tahun terakhir.