PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) kembali membuka Program Indofood Riset Nugraha (IRN) untuk tahun 2026. Program ini merupakan bantuan riset bagi mahasiswa S1 di seluruh Indonesia, dengan fokus pada penggalian potensi pengembangan produk pangan fungsional berbasis kearifan lokal yang beragam.
Head of Corporate Communications PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Stefanus Indrayana, mengatakan rangkaian IRN 2026–2027 akan dimulai dengan sosialisasi ke berbagai universitas dan perguruan tinggi pada Juni 2026. Setelah itu, pendaftaran dibuka hingga akhir Agustus 2026, dilanjutkan proses seleksi oleh tim pakar IRN.
Menurut Stefanus, pengumuman penerima dana riset dijadwalkan pada pertengahan September 2026. Program kemudian akan ditutup melalui signing ceremony IRN 2026–2027 dan pelaksanaan Simposium Pangan Nasional IRN pada Oktober 2026. Kegiatan tersebut disebut menjadi wadah apresiasi sekaligus ruang diskusi untuk mendorong lahirnya inovasi pangan yang relevan bagi masa depan Indonesia.
Informasi mengenai pendaftaran, tema penelitian, dan jadwal Program Indofood Riset Nugraha 2026 dapat diakses melalui situs www.indofoodrisetnugraha.com serta akun Instagram @rumahindofood.
Pada tahun ini, IRN memasuki usia dua dekade. Indofood menyebut capaian tersebut sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam mendukung tumbuhnya peneliti muda Indonesia yang inovatif, adaptif, dan berkualitas, serta diharapkan mampu menghadirkan dampak bagi masyarakat dan bangsa.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2006, IRN disebut sebagai kelanjutan dari Program Bogasari Nugraha yang diprakarsai pada 1998 oleh Bogasari Flour Mills, salah satu kelompok usaha strategis Indofood. Program tersebut hadir sebagai bantuan penelitian untuk mendukung pengembangan produk pangan berbasis gandum dan tepung terigu.
Stefanus menambahkan, bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Indofood berharap IRN dapat terus membangkitkan semangat peneliti muda Indonesia menjadi scientific preneur yang inovatif dan siap berkontribusi, khususnya dalam mengembangkan potensi lokal menjadi solusi serta peluang usaha yang berdampak.