BERITA TERKINI
Internet Gratis 3T Pasaman Capai 59,52 Persen, DPM Ingatkan Risiko Konten Negatif

Internet Gratis 3T Pasaman Capai 59,52 Persen, DPM Ingatkan Risiko Konten Negatif

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasaman menggelar konferensi pers untuk memaparkan capaian satu tahun Program Unggulan (Progul) “Pasaman Bangkit”, dengan fokus pada program internet gratis di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Senin (19/5/2026).

Program internet gratis 3T disebut menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian Dalimunte, sebagai upaya memperluas akses informasi dan pemerataan layanan digital hingga wilayah pelosok.

Kepala Diskominfo Pasaman, Fatrizon, menyampaikan realisasi program internet gratis 3T hingga saat ini telah mencapai 59,52 persen dari total 42 kejorongan yang menjadi target pembangunan jaringan.

“Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses informasi dan komunikasi bagi masyarakat di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan jaringan internet,” kata Fatrizon.

Ia menambahkan, kehadiran internet di wilayah 3T tidak hanya ditujukan untuk memperkuat konektivitas masyarakat, tetapi juga mendukung sektor pendidikan, pelayanan publik, serta peningkatan ekonomi masyarakat berbasis digital.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman, Teddy Marta, mengingatkan bahwa digitalisasi tidak selalu membawa dampak positif jika tidak disertai pengawasan dan edukasi yang memadai. Ia menyoroti keberadaan situs-situs negatif yang dinilai dapat memengaruhi karakter generasi muda apabila akses internet tidak digunakan secara bijak.

Sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) pendukung program internet gratis 3T, DPM menyatakan akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penggunaan internet yang cerdas, sehat, dan bertanggung jawab.

“Kami ingin masyarakat, terutama generasi muda, dapat memanfaatkan internet untuk hal-hal yang positif seperti pendidikan, peningkatan pengetahuan dan pengembangan ekonomi,” ujar Teddy.

Teddy juga menyampaikan rencana kerja sama dengan Diskominfo Pasaman untuk memperkuat edukasi literasi digital di tengah masyarakat. Selain itu, ia mengusulkan pemblokiran situs-situs negatif guna meminimalisir dampak buruk penggunaan internet.

Konferensi pers tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penyampaian progres program strategis Pemerintah Kabupaten Pasaman selama satu tahun terakhir dalam mendorong pemerataan pembangunan dan transformasi digital menuju “Pasaman Bangkit”.