PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) meluncurkan pembaruan antarmuka dan pengalaman pengguna (UI/UX) dinamis berbasis AI Real Time yang ditujukan untuk kebutuhan investor, terutama Gen Z. Perusahaan menyebut pembaruan ini sebagai transformasi desain aplikasi yang membuat tampilan lebih hidup sekaligus mengubah cara pengguna berinteraksi dengan pasar agar lebih cepat, personal, modern, dan protektif.
President Director & CEO Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, mengatakan perubahan pasar yang bergerak cepat menuntut tampilan dan indikator yang juga responsif. “Ketika market berubah dalam hitungan detik, UI statis dan indikator terlambat hanya menghasilkan satu hal: keputusan yang lambat, reaksi yang tertinggal, dan proteksi trading yang lemah,” ujarnya di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, pada kondisi pasar yang volatil, UI statis yang masih banyak digunakan sekuritas lain bukan hanya terlihat usang, tetapi juga berisiko untuk trading karena investor dipaksa menginterpretasikan data dari tampilan yang tidak bergerak secepat pasar.
IPOT menyatakan UI/UX dinamis terbarunya dirancang sebagai “personalized trading cockpit”, bukan sekadar aplikasi transaksi. Berdasarkan konsep dalam dokumen desain UI/UX terbaru, navigasi bawah (bottom navigation) diposisikan sebagai sistem operasi utama aplikasi. Dengan pendekatan ini, pengguna—terutama Gen Z—dapat mengaktifkan modul yang benar-benar dibutuhkan sehingga pengalaman penggunaan menjadi lebih personal, relevan, dan efisien untuk investasi maupun trading harian.
Dari sisi tampilan, IPOT merancang desain yang disesuaikan dengan perilaku Gen Z, antara lain penggunaan warna cyan terang, latar gelap, tombol besar, tab yang jelas, visual chart, informasi yang dapat diperluas (expandable), serta pilihan mode. “Gen Z terbiasa dengan aplikasi yang cepat, personal, visual, dan responsif. Mereka tidak mau aplikasi trading yang penuh tabel kaku dengan menu tersembunyi,” kata Moleonoto.
Meski mengusung tampilan modern, IPOT menegaskan pembaruan ini tetap mempertahankan struktur yang serius untuk kebutuhan trading. Perusahaan menyebut data fundamental tetap lengkap, order management tetap kuat, ROBO tetap detail, financials tetap komprehensif, dan portofolio tetap fungsional. IPOT menilai kombinasi “modern look” dan “serious trading utility” menjadi pembeda dibanding broker manual.
Dalam pembaruan ini, IPOT menghadirkan fitur kustomisasi melalui My Workspace dan My Dock. Pengguna dapat memilih mode sesuai profil, mulai dari Simple Investor, Active Trader, hingga Expert Execution. Moleonoto menyebut pendekatan “adaptive experience” membuat navigasi bawah terasa personal karena merefleksikan rutinitas operasi harian pengguna.
Untuk mendukung kecepatan eksekusi, aplikasi juga dilengkapi EZ Mode, horizontal toggle, dan quick access di bagian atas. Fitur tersebut ditujukan agar pengguna dapat berpindah tampilan dengan cepat saat menangkap momentum pasar yang fluktuatif. Pusat kendali trading dipadatkan dalam menu Trade Desk+ sebagai pusat eksekusi terpadu, sehingga pengguna dapat memantau stocklist dalam mode ringkas maupun mendalam tanpa harus berpindah banyak layar.
IPOT juga menyatukan sejumlah indikator dalam satu alur kerja, termasuk AI Live Trade, LADI, dan Bid Offer. Sementara pada menu Portfolio dan Orders, visual pemantauan aset ditingkatkan dengan status saham yang dapat diperluas agar informasi seperti harga rata-rata serta profit/loss dapat terbaca jelas. Kontrol risiko pada menu pesanan turut dilengkapi tombol Cancel All Orders untuk eksekusi penyelamatan modal secara cepat.
Lapisan informasi tambahan disematkan melalui menu Insights yang terintegrasi pada navigasi utama. Di dalamnya terdapat tab Updates, IPOT Views, Community, serta Learn & Features yang menyajikan konteks pasar, narasi, dan edukasi interaktif. IPOT menilai fitur ini penting agar pengguna tidak hanya melakukan transaksi beli-jual, tetapi juga bertransaksi dengan landasan data.
Pada sisi analisis fundamental, IPOT mengemas informasi keuangan emiten melalui fitur Financials di Stock Dashboard dengan tiga sudut pandang: Summary, Details, dan Table. Moleonoto menyebut perusahaan juga menyediakan tombol chart di sisi kanan menu Financials untuk mengubah data fundamental menjadi grafik visual, sehingga metrik seperti pertumbuhan pendapatan (revenue) dan laba per saham (EPS) dapat dianalisis melalui tren.
Perusahaan turut menonjolkan fitur ROBO sebagai proteksi aktif yang ditempatkan secara dominan melalui tombol Create New Robo pada tab Orders. IPOT juga memperbarui penamaan fitur agar lebih intuitif dan selaras dengan istilah yang umum dipakai trader, seperti buy on low menjadi buy on dip, serta buy on reversal menjadi trailing buy. Sistem ROBO disebut dapat diatur untuk kondisi pemicu otomatis, termasuk strategi buy seperti breakout buy dan strategi sell seperti stop loss, trailing stop, serta take profit, dengan penanda warna hijau untuk beli dan merah untuk jual.
Moleonoto mengatakan pembaruan UI/UX ini mengubah fungsi tampilan data menjadi rangkaian keputusan terintegrasi yang saling terhubung, dengan tombol yang dirancang untuk mengeksekusi perintah yang terhubung langsung dengan kecerdasan AI Real Time. Ia menilai kombinasi visualisasi data yang ramah Gen Z dan sistem proteksi otomatis memperkuat posisi IPOT sebagai platform workspace investasi modern.