Iran dikabarkan berencana memungut biaya dari sejumlah perusahaan teknologi Amerika Serikat yang memanfaatkan kabel internet bawah laut yang melintasi Selat Hormuz.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur strategis yang dilalui berbagai infrastruktur penting, termasuk kabel internet bawah laut yang menunjang konektivitas data lintas negara.
Dalam kabar tersebut, perusahaan-perusahaan teknologi AS seperti Google dan Meta disebut termasuk pihak yang menggunakan jalur kabel internet bawah laut di kawasan itu dan berpotensi dikenai pungutan.
Belum ada rincian lebih lanjut mengenai bentuk pungutan, besaran biaya, mekanisme penarikan, maupun waktu penerapannya.