Iran disebut memiliki taktik baru di Selat Hormuz yang dinilai dapat digunakan untuk menekan Amerika Serikat. Berdasarkan penelusuran CNN, Iran dilaporkan mulai menggali dasar Selat Hormuz dan mengincar kabel optik internet bawah laut.
Langkah tersebut disebut berkaitan dengan rencana pengenaan tarif retribusi terhadap kabel-kabel tersebut. Selain itu, Teheran juga dilaporkan mengancam akan mengganggu lalu lintas data milik perusahaan teknologi.
Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai jalur strategis, dan isu mengenai aktivitas di kawasan tersebut kerap menjadi perhatian karena dampaknya terhadap kepentingan berbagai negara.