BERITA TERKINI
Kapolsek Kediri Kota Edukasi Bahaya Penggunaan Gadget Berlebihan Lewat Wayang Karton di TK Kemala Bhayangkari

Kapolsek Kediri Kota Edukasi Bahaya Penggunaan Gadget Berlebihan Lewat Wayang Karton di TK Kemala Bhayangkari

KEDIRI — Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menyambangi TK Kemala Bhayangkari 42 Kota Kediri. Dalam kunjungan tersebut, ia membawa wayang berbahan karton untuk menyampaikan edukasi kepada anak-anak.

Melalui pementasan wayang karton, siswa-siswi diajak mendengarkan cerita tentang bahaya penggunaan gadget secara berlebihan pada anak usia dini. Tema ini disebut selaras dengan tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, yakni “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara”.

Cerita menampilkan tokoh anak-anak bernama Bili dan Andi yang digambarkan sehari-hari tidak lepas dari telepon genggam untuk bermain gim. Keduanya diceritakan sering bermain bersama di depan rumah Bili dan tidak memedulikan orang-orang di sekitar. Saat ditegur orang tua, Bili tetap tidak menghiraukan.

Akibat kebiasaan bermain HP tanpa mengenal waktu, mata Bili diceritakan mengalami sakit, memerah, hingga mengeluarkan darah. Kondisi itu membuat ibunya membawa Bili ke dokter. Setelah diperiksa, dokter menasihati agar Bili tidak terlalu sering dan berlebihan bermain HP. Dari situ, Bili akhirnya menyadari dampaknya dan berjanji tidak lagi bermain gim di gadget karena takut matanya semakin sakit dan bisa menjadi buta.

“Alhamdulillah, cerita ini sederhana dan mampu memberikan edukasi yang mudah dipahami oleh anak-anak,” ujar Kompol Bowo Wicaksono usai pementasan.

Ia menambahkan, tema yang diangkat juga dikaitkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Penyelenggaraan Elektronik dalam Perlindungan Anak.

Selain edukasi tentang penggunaan gadget, anak-anak juga diperkenalkan dengan foto-foto pahlawan serta diajak menyanyikan lagu kebangsaan. Kegiatan tersebut, menurutnya, dilakukan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme serta rasa persatuan dan kesatuan.