BERITA TERKINI
Keluhan Mata Lelah Akibat Layar Gadget Meningkat, Aturan 20-20 Jadi Cara Sederhana Mengurangi Ketegangan

Keluhan Mata Lelah Akibat Layar Gadget Meningkat, Aturan 20-20 Jadi Cara Sederhana Mengurangi Ketegangan

JAKARTA — Keluhan mata lelah akibat terlalu lama menatap layar gadget dilaporkan meningkat pada Mei 2026 di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini banyak dialami pekerja kantoran, pelajar, hingga pengguna ponsel yang menghabiskan waktu panjang di depan layar setiap hari.

Masalah tersebut menjadi perhatian karena mata lelah dapat memicu pandangan kabur sementara, mata terasa kering, hingga sakit kepala ringan yang dapat mengganggu produktivitas. Secara umum, keluhan muncul karena otot mata bekerja terus-menerus untuk fokus pada layar dalam jarak dekat tanpa jeda yang cukup.

Salah satu cara sederhana yang mulai banyak diterapkan adalah aturan 20-20 untuk membantu mengurangi ketegangan mata. Metode ini dilakukan dengan mengalihkan pandangan setiap 20 menit dari layar ke objek lain selama sekitar 20 detik. Objek yang dilihat disarankan berada pada jarak lebih jauh agar otot mata mendapat kesempatan beristirahat dari fokus jarak dekat yang berlangsung terus-menerus.

Selain menerapkan aturan tersebut, masyarakat juga disarankan menjaga pencahayaan ruangan tetap nyaman dan mengurangi tingkat kecerahan layar yang terlalu tinggi. Memberi jeda singkat pada mata dinilai membantu mengurangi rasa tegang serta menjaga kenyamanan penglihatan saat bekerja atau belajar menggunakan perangkat digital.

Dalam beberapa kasus, mata lelah juga dipicu kebiasaan jarang berkedip ketika menatap layar sehingga permukaan mata menjadi lebih kering. Jika keluhan mata lelah berlangsung terus-menerus atau disertai gangguan penglihatan lain, pemeriksaan lebih lanjut perlu dipertimbangkan.

Penerapan cara sederhana seperti aturan 20-20 menjadi pilihan praktis karena mudah dilakukan di mana saja, tidak membutuhkan alat tambahan, serta membantu menjaga kenyamanan mata selama beraktivitas digital.