Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kemenimipas) meresmikan fasilitas hunian untuk aparatur sipil negara (ASN) di Cikarang Barat dan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya kementerian dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai melalui penyediaan rumah yang dinilai nyaman, layak huni, dan terjangkau.
ASN Lapas Kelas 1 Tangerang, Rahardjo Sudarmono, mengaku senang bisa membeli rumah melalui aplikasi Star Sinergi. Ia mengatakan kesempatan memiliki rumah dari kerja sama BRI dengan Kemenimipas terbuka untuk seluruh ASN dan dapat diakses melalui aplikasi tersebut.
Rahardjo menjelaskan, aplikasi Star Sinergi merupakan pusat kendali terpadu yang dikembangkan untuk mengintegrasikan berbagai layanan internal dan fungsi administratif di lingkungan Kemenimipas. Melalui aplikasi itu, ia melihat sejumlah pilihan perumahan dengan beberapa lokasi dan tipe.
Ia menuturkan keputusan memilih hunian di Cikarang Barat diambil setelah berdiskusi dengan keluarganya, mempertimbangkan lokasi yang dekat dengan orang tua. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Star Sinergi yang terhubung dengan Star ASN.
Menurut Rahardjo, proses pemesanan hunian berlangsung cepat. Ia menyebut membutuhkan sekitar satu minggu untuk melengkapi pendaftaran, termasuk mengunggah dokumen seperti identitas diri, slip gaji, dan identitas keluarga, sebagaimana pengajuan kredit rumah pada umumnya.
Rahardjo juga menyoroti suku bunga KPR dari PT BRI sebesar 7,5 persen flat. Ia membandingkan angka itu dengan bunga komersial yang disebutnya berada di kisaran 11 hingga 13 persen.
Selain itu, Rahardjo menyatakan pembelian hunian yang difasilitasi Kemenimipas memberi rasa aman, termasuk untuk menghindari pungutan liar. Ia menilai lingkungan perumahan akan lebih terjamin karena dihuni oleh pegawai dalam satu kementerian.
Sebelumnya, Kemenimipas meluncurkan Fasilitas Rumah ASN Kemenimipas Casa De Prima Cikarang Barat dan Cikarang Pusat dalam kegiatan yang digelar di Cikarang Barat pada Selasa (19/5/2026). Menteri Imigrasi Agus Andrianto mengatakan program ini merupakan upaya kementerian untuk menyejahterakan pegawai agar dapat mengabdi dan melayani masyarakat dengan prima.
Pada tahap awal, sebanyak 34 rumah dan 9 rumah toko (ruko) dari total 60 bangunan di Casa De Prima telah rampung. Sementara itu, pembangunan 78 unit di Cikarang Pusat ditargetkan dimulai pada awal Juni 2026.
Agus menyampaikan fasilitas perumahan ini didukung KPR dari PT BRI. Ia menyebut suku bunga 7,5 persen flat selama 25 tahun menjadi dukungan penting untuk mempermudah kepemilikan hunian yang berlokasi strategis dan mendukung akses ke tempat kerja bagi para pegawai.