BERITA TERKINI
KSP Hadiri Peresmian Operasional Satelit Nusantara Lima untuk Pemerataan Internet di Wilayah 3T

KSP Hadiri Peresmian Operasional Satelit Nusantara Lima untuk Pemerataan Internet di Wilayah 3T

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman menghadiri peresmian operasional (ready for service) Satelit Nusantara Lima (N5) di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (11/5/2026). Kehadiran KSP dalam agenda tersebut disebut sebagai dukungan pemerintah terhadap percepatan kemandirian teknologi dan penguatan kedaulatan digital nasional.

Satelit Nusantara Lima dikembangkan oleh PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN). Satelit ini merupakan Very High Throughput Satellite (VHTS) dengan kapasitas hingga 160 Gbps, menggunakan platform Boeing 702MP, serta memiliki 101 spot beam Ka-band. Infrastruktur tersebut dirancang untuk menyediakan akses broadband secara merata di seluruh wilayah Indonesia hingga kawasan Asia Tenggara, dengan tujuan memperluas konektivitas.

Dalam peresmian ini, KSP menegaskan komitmen untuk mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama terkait upaya mengurangi kesenjangan digital di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Satelit N5 diproyeksikan menjadi penopang layanan publik dasar di wilayah perbatasan, termasuk penguatan ekonomi melalui Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP), digitalisasi pendidikan, serta penerapan telemedicine di puskesmas daerah terpencil.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie. Sejumlah tamu undangan juga hadir, termasuk mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A. Djalil. Dalam kesempatan itu, ditekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga agar pemanfaatan kapasitas Satelit N5 berjalan optimal untuk mendukung target transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan.