Surabaya — Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari meluncurkan aplikasi digital berbasis white label yang disiapkan untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Peluncuran tersebut dilakukan dalam rangka Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27 KSP Nasari yang digelar di Surabaya.
Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, mengatakan aplikasi ini merupakan bagian dari dukungan Nasari terhadap program prioritas nasional pengembangan koperasi desa dan kelurahan. Menurutnya, aplikasi yang diluncurkan berbentuk mobile apps yang akan dikolaborasikan dengan KDKMP.
“Yang kami luncurkan hari ini adalah mobile apps yang nanti akan kami kolaborasikan dengan teman-teman Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Bentuknya white label, jadi aplikasinya bisa langsung menggunakan nama koperasi masing-masing,” kata Frans.
Ia menjelaskan, konsep white label memungkinkan setiap KDKMP memiliki aplikasi digital sendiri tanpa perlu membangun sistem dari awal. Dengan skema ini, aplikasi dapat langsung menggunakan identitas koperasi di wilayah masing-masing. “Misalnya KDKMP di Surabaya, nanti bisa langsung memakai nama aplikasi digital koperasi mereka sendiri,” ujarnya.
Frans menambahkan, aplikasi tersebut merupakan pengembangan dari platform internal milik Nasari, yakni “Nasari Digital”, yang saat ini telah digunakan oleh sekitar 65 ribu anggota Nasari di seluruh Indonesia. “Inilah yang kami wakafkan kepada teman-teman adik asuh kami di Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dalam bentuk white label,” katanya.
Ia juga menyebut peluncuran aplikasi ini mendapat dukungan dari Kementerian Koperasi. Frans mengungkapkan KSP Nasari resmi ditunjuk sebagai “kakak asuh” KDKMP sejak 21 November 2025. “Kami ditunjuk resmi oleh Kementerian Koperasi menjadi kakak asuh KDKMP. Ada 12 koperasi yang dipilih karena dianggap memenuhi kriteria sebagai role model,” ujarnya.
Dalam aplikasi tersebut, Nasari menyediakan sejumlah fitur untuk mendukung digitalisasi koperasi desa dan kelurahan. Salah satunya adalah fitur pendidikan perkoperasian yang memuat materi pelatihan, kartu anggota online, hingga pelaksanaan RAT secara daring.
Selain itu, tersedia fitur pembayaran digital berupa payment gateway dan e-money yang memungkinkan transaksi dilakukan langsung melalui aplikasi koperasi. “Kedua, ada fitur semua bisa bayar di koperasi. Itu payment gateway dan juga dilengkapi e-money,” kata Frans.