BERITA TERKINI
KSP Nasari Luncurkan Aplikasi White Label untuk Dukung Operasional Koperasi Merah Putih

KSP Nasari Luncurkan Aplikasi White Label untuk Dukung Operasional Koperasi Merah Putih

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari meluncurkan aplikasi digital berbasis white label untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Peluncuran dilakukan dalam momentum Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27 KSP Nasari yang digelar di Surabaya.

Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, mengatakan inisiatif ini merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas nasional. Melalui skema white label, setiap koperasi desa dapat menggunakan aplikasi dengan identitas atau nama koperasinya sendiri tanpa perlu membangun infrastruktur teknologi dari awal.

"Inilah yang kami wakafkan kepada teman-teman 'adik asuh' kami di KDKMP dalam bentuk white label. Jadi, jika ada KDKMP di Surabaya, mereka bisa langsung menggunakan nama aplikasi digital koperasi mereka sendiri," ujar Frans, dikutip Rabu, 13 Mei 2026.

Aplikasi tersebut merupakan pengembangan dari platform “Nasari Digital” yang sebelumnya digunakan untuk melayani sekitar 65 ribu anggota KSP Nasari di seluruh Indonesia. Teknologi itu kemudian diduplikasi untuk mempercepat modernisasi koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

KSP Nasari juga disebut telah ditunjuk Kementerian Koperasi sebagai “kakak asuh” bagi KDKMP sejak akhir tahun lalu. Nasari menjadi salah satu dari 12 koperasi role model yang dipercaya membimbing koperasi desa.

Frans menjelaskan, aplikasi ini dirancang bukan hanya untuk kebutuhan administrasi, tetapi sebagai ekosistem digital. Fitur yang disediakan mencakup pendidikan dan RAT online, payment gateway untuk pembayaran tagihan serta e-money, pasar desa berupa marketplace untuk penjualan produk unggulan daerah, serta layanan keuangan yang terintegrasi seperti tabungan koperasi dan pengajuan pinjaman.

Surabaya dipilih sebagai lokasi peluncuran karena Jawa Timur menjadi salah satu basis KSP Nasari. Dari 28 provinsi wilayah operasional, Jawa Timur menyumbang sekitar 10 persen dari total anggota nasional atau hampir 6.000 orang.

Koperasi yang berpusat di Semarang itu saat ini memiliki tujuh kantor cabang di Jawa Timur, yakni di Surabaya, Malang, Jember, Kediri, Madiun, Bojonegoro, dan Pamekasan. Melalui aplikasi ini, KSP Nasari berharap koperasi desa dapat menjalankan operasional secara lebih modern, transparan, dan terintegrasi.