Menguatnya dolar AS terhadap rupiah kerap memicu kekhawatiran di pasar keuangan. Namun, di tengah pelemahan rupiah, ada sejumlah sektor usaha yang justru berpeluang meraih keuntungan lebih besar, terutama bisnis yang bertransaksi dalam mata uang dolar atau menyasar pasar luar negeri.
Pada Jumat, 15 Mei 2026, nilai tukar rupiah sempat menembus Rp17.600 per dolar AS. Kondisi ini dapat meningkatkan nilai pendapatan pelaku usaha tertentu ketika pemasukan mereka diterima dalam dolar lalu dikonversi ke rupiah. Berikut lima jenis bisnis yang disebut berpotensi diuntungkan saat dolar menguat.
1. Freelancer dengan bayaran dolar AS
Pekerja lepas di bidang seperti desain grafis, penerjemahan, penulisan, pemrograman, hingga pemasaran digital termasuk kelompok yang bisa merasakan dampak positif ketika menerima pembayaran dalam dolar AS. Saat kurs dolar naik, nilai pendapatan dalam rupiah ikut meningkat. Karena itu, proyek internasional menjadi incaran sebagian pekerja digital untuk memperbesar penghasilan.
2. Ekspor ikan hias
Indonesia dikenal sebagai salah satu eksportir ikan hias. Pasarnya mencakup sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan Australia. Ketika dolar menguat, hasil penjualan ekspor yang diterima dalam dolar akan bernilai lebih tinggi setelah dikonversi ke rupiah. Hal ini membuat sektor ikan hias tetap menarik meski kondisi ekonomi global bergejolak.
3. Kerajinan tangan lokal
Produk kerajinan tangan, mulai dari kerajinan kayu, batu mulia, perhiasan handmade, hingga dekorasi rumah buatan pelaku UMKM, juga berpeluang diuntungkan saat rupiah melemah. Produk yang dijual dalam dolar dapat memberi keuntungan lebih besar bagi pengrajin ketika kurs naik. Di sisi lain, pelemahan rupiah membuat harga produk Indonesia relatif lebih murah bagi pembeli luar negeri sehingga daya saing ekspor bisa meningkat.
4. Jual beli emas
Emas kerap menjadi pilihan saat kondisi ekonomi tidak menentu. Ketika rupiah melemah, harga emas biasanya ikut terdongkrak seiring meningkatnya minat investor terhadap aset yang dianggap lebih aman. Situasi ini membuka peluang keuntungan bagi bisnis jual beli emas, karena sebagian masyarakat memilih emas untuk menjaga nilai aset dari tekanan inflasi maupun gejolak nilai tukar.
5. Agen wisata lokal
Pelemahan rupiah membuat biaya perjalanan ke luar negeri lebih mahal bagi wisatawan domestik. Namun, kondisi yang sama dapat menguntungkan pariwisata dalam negeri karena Indonesia menjadi lebih terjangkau bagi turis asing yang memegang dolar. Peluang ini dapat dimanfaatkan agen wisata lokal, pengelola penginapan, serta pelaku UMKM pariwisata di destinasi seperti Bali, Labuan Bajo, dan Raja Ampat.
Secara umum, penguatan dolar dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha yang pendapatannya berbasis dolar atau yang produknya diminati pasar luar negeri. Meski demikian, dampaknya dapat berbeda pada setiap sektor, bergantung pada struktur biaya dan ketergantungan terhadap bahan baku impor.