Jakarta — Langit Kreasi Solusindo (LKS) menyoroti persoalan keamanan informasi yang dinilai kerap terlewat dalam transformasi digital, terutama di kalangan startup dan perusahaan yang sedang bertumbuh. Di tengah maraknya kasus kebocoran data dan penyalahgunaan informasi bisnis, LKS menilai masih banyak organisasi menjalankan proses penting melalui platform komunikasi seperti WhatsApp yang tidak dirancang untuk tata kelola data organisasi, kontrol akses, jejak audit (audit trail), maupun standar keamanan formal.
LKS, yang merupakan partner resmi Lark dari ByteDance serta partner resmi Salesforce di Indonesia, menggandeng Mitra Berdaya Optima (MBO) untuk mengangkat isu tersebut melalui webinar gratis bertajuk “Enhancing Data Security and Team Productivity with ISO 27001 and Lark” yang dijadwalkan pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 10.00–12.00 WIB secara daring melalui Zoom.
Melalui agenda ini, kolaborasi LKS dan MBO menekankan bahwa transformasi digital tidak cukup dimaknai sebagai perpindahan aktivitas kerja ke ranah online. Menurut mereka, kolaborasi digital perlu dibangun di atas fondasi standar ISO/IEC 27001 agar kerja tim tetap cepat dan fleksibel, namun data perusahaan terlindungi, terkontrol, dan siap diaudit.
LKS menilai banyak perusahaan merasa telah bertransformasi digital karena tim bekerja online, rapat melalui video call, dan berdiskusi lewat aplikasi chat. Namun, di balik itu, operasional bisnis sering kali berjalan di atas alat komunikasi yang pada dasarnya tidak dirancang sebagai sistem kerja organisasi.
Dalam praktiknya, LKS menyebut diskusi penting kerap bercampur dengan percakapan informal, dokumen tersebar di berbagai tempat, dan keputusan bisnis tersimpan di ruang percakapan yang sulit ditelusuri. Kondisi ini mungkin terasa praktis pada tahap awal, tetapi dinilai memunculkan risiko ketika skala bisnis membesar.
Sejumlah risiko yang disoroti antara lain tidak adanya kontrol akses yang jelas, minimnya jejak audit dan dokumentasi formal, sulitnya menelusuri histori keputusan, potensi kebocoran informasi sensitif, serta ketergantungan pada akun personal alih-alih sistem organisasi.
“Masalahnya bukan pada cepatnya adopsi teknologi, tetapi pada tidak adanya struktur pengelolaan informasi. Ketika data bisnis tersebar tanpa kontrol, risiko bukan lagi kemungkinan tinggal menunggu waktu,” ujar perwakilan Langit Kreasi Solusindo.
LKS menyampaikan, standar ISO/IEC 27001 dapat menjadi pembeda antara organisasi yang sekadar menggunakan teknologi dan organisasi yang mengelola informasi sebagai aset strategis. Standar tersebut, menurut LKS, membantu membangun kerangka yang lebih jelas, mulai dari siapa yang boleh mengakses data, bagaimana data disimpan, bagaimana risiko dikelola, hingga bagaimana proses terdokumentasi.
Dalam webinar itu, LKS juga mendorong pendekatan kerja yang lebih terintegrasi melalui Lark, dengan menempatkan komunikasi, dokumen, rapat, dan kolaborasi tim dalam satu ekosistem kerja yang terstruktur. Perspektif penguatan tata kelola turut ditekankan melalui peran Mitra Berdaya Optima sebagai konsultan di bidang ISO dan sistem manajemen.
Webinar ini dijadwalkan menghadirkan Gita Mahardhika (Director, Mitra Berdaya Optima) dan Nanyang Yang (Global Channel Presales Enablement Director, Lark). Topik pembahasan ditujukan bagi investor, pemilik bisnis, eksekutif, manajer, dan pimpinan divisi, mencakup cara membangun sistem kerja yang siap audit, menjaga keamanan data di tengah kolaborasi digital, meningkatkan produktivitas tanpa kehilangan kontrol informasi, serta memposisikan kepatuhan (compliance) sebagai fondasi keunggulan bisnis.
Penyelenggara juga menegaskan pesan utama yang ingin disampaikan: transformasi digital tanpa standar keamanan informasi dinilai berpotensi mempercepat munculnya risiko.
Registrasi webinar gratis tersedia melalui tautan s.id/WebinarMBO-LKS.
Langit Kreasi Solusindo merupakan perusahaan solusi transformasi digital di Indonesia yang membantu organisasi mengadopsi platform kolaborasi, CRM, dan sistem kerja berbasis cloud secara terintegrasi. Sementara Mitra Berdaya Optima adalah konsultan profesional di bidang ISO dan sistem manajemen yang mendukung organisasi membangun tata kelola sesuai standar internasional.