Medan, 2025 — Mahasiswa Program Studi Sains Data Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), M. Iqbal Aditya, menorehkan prestasi dengan lolos sebagai Finalis Nasional Kompetisi Bisnis Mahasiswa Kewirausahaan (KBMK) 2025. Ajang ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkompetisi melalui gagasan bisnis yang dinilai inovatif dan terukur.
KBMK merupakan kompetisi tingkat nasional yang dirancang untuk mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis inovasi, keberlanjutan, dan strategi bisnis. Dalam proses seleksi, peserta diminta menyusun proposal bisnis komprehensif yang mencakup analisis pasar, perencanaan operasional, proyeksi keuangan, serta strategi pengembangan usaha jangka panjang. Keberhasilan Iqbal menembus tahap finalis nasional disebut mencerminkan kualitas ide dan model bisnis yang ia susun.
Iqbal merupakan mahasiswa Sains Data dengan IPK 3,80. Selain fokus pada akademik, ia juga aktif dalam organisasi dan kompetisi tingkat nasional. Di lingkungan kampus, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum dan kemudian terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan (HIMASDA) Sains Data UMSU.
Rekam jejak kompetisinya juga tercatat di bidang analisis data. Iqbal pernah menjadi Finalis Big Data Challenge dalam ajang Satria Data yang diselenggarakan oleh Telkom University, sebuah kompetisi yang menantang peserta menyelesaikan persoalan berbasis data skala besar melalui analisis dan pemodelan.
Di luar bidang data, Iqbal juga meraih penghargaan pada kompetisi esai dan business plan, termasuk medali emas, perak, dan perunggu dalam beberapa ajang nasional. Pengalaman akademik, teknologi, dan kewirausahaan tersebut membentuk profilnya sebagai mahasiswa dengan kompetensi multidisipliner.
Dalam KBMK 2025, Iqbal mengusung pendekatan berbasis data sebagai fondasi pengembangan model bisnis. Latar belakang Sains Data, menurutnya, membantu dalam riset pasar, analisis kebutuhan konsumen, serta perencanaan menggunakan proyeksi dan evaluasi kuantitatif, sejalan dengan tren industri yang semakin mengandalkan data dalam pengambilan keputusan.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang memenangkan penghargaan, tetapi tentang bagaimana ide yang kami bangun dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” ujar Iqbal. Ia menambahkan, integrasi teknologi dan kewirausahaan menjadi salah satu kunci untuk menciptakan solusi bisnis yang adaptif di era transformasi digital.
Pencapaiannya dalam KBMK 2025 turut menjadi representasi semangat mahasiswa UMSU dalam bersaing di tingkat nasional. UMSU memberikan apresiasi atas prestasi tersebut dan berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi.
Ke depan, Iqbal menyatakan ingin terus mengembangkan ide bisnisnya hingga tahap implementasi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Ia juga berkomitmen memperdalam keahlian di bidang data science, khususnya penerapan analitik untuk pengambilan keputusan bisnis.