SATU University kembali menggelar kegiatan Industry Visit dengan membawa mahasiswa ke Indigo by Telkom Indonesia, inkubator startup digital. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dan dinamika industri digital.
Industry Visit yang mengusung tema “From Ideas to Impact: Journey of Future Founders” ini diikuti mahasiswa dari tiga program studi, yakni Desain Komunikasi Visual (DKV), Informatika, dan Sistem Informasi. Peserta disebut memiliki ketertarikan terhadap dunia startup dan inovasi digital.
Acara berlangsung pada Senin, 26 Mei 2025, pukul 14.00–16.15 WIB di Indigo Space, Bandung. Dalam sesi berbagi, hadir dua narasumber, yaitu Lusia Elsa Dika Damayanty (Business and Community Lead Indigo) dan Nida Khairunnisa Kusumawardhani (Manager of Product and Curriculum Educourse.id).
Dalam sesi pembuka, Lusia memaparkan pengalaman Indigo dalam membina startup digital sejak tahap ide hingga menjadi bisnis berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya validasi pasar, kolaborasi tim, serta keberanian untuk gagal sebagai bagian dari proses bertumbuhnya seorang founder.
Sementara itu, Nida membagikan perjalanan membangun produk edtech dari awal. Mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pengembangan produk, penerapan design thinking, serta proses menyusun kurikulum yang dinilai relevan dengan kebutuhan pengguna.
Selain mengikuti sesi seminar, mahasiswa juga berkesempatan mengeksplorasi Indigo Space untuk melihat lingkungan kerja kreatif yang identik dengan startup digital. Suasana kolaboratif dan teknologi yang digunakan di Indigo disebut memberi inspirasi mengenai cara kerja di dunia digital saat ini.
SATU University menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan karier dan inovasi mahasiswa. Melalui interaksi langsung dengan pelaku industri, mahasiswa diharapkan mendapatkan wawasan praktis sekaligus terdorong merancang ide inovatif yang dapat dikembangkan menjadi produk digital di masa depan.
Melalui Industry Visit INDIGO 2025, SATU University menegaskan upaya menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan relevan dengan tantangan industri. Kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan semangat wirausaha digital dan membuka jalan bagi lahirnya founder dari lingkungan kampus.