Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) resmi menghadirkan aplikasi Synesis.id sebagai strategi digitalisasi manajemen pelayanan dan keuangan gerejawi. Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat MS Karmany, mengatakan aplikasi tersebut dirancang untuk mengelola program pelayanan tahunan serta Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Majelis Sinode GMIT secara digital.
Menurut Pdt. Zimrat, penggunaan Synesis.id diharapkan menggantikan sistem kerja manual yang selama ini dijalankan. Ia menyebut aplikasi ini membantu seluruh proses mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga monitoring dan evaluasi, termasuk pengisian format CIPP (Context, Input, Process, Product) agar terintegrasi secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu.
“Kalau tahun-tahun kemarin sistem kerja kita masih manual, aplikasi ini membantu kita agar seluruh proses mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, hingga monitoring dan evaluasi. Hal ini terutama pengisian format CIPP (Context, Input, Process, Product), dapat terintegrasi secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu,” kata Pdt. Zimrat, Senin, 11 Mei 2026.
Dalam pemaparan materi, Franky Baiyang Weni dari Acode Team menyoroti urgensi digitalisasi karena masih adanya kesenjangan pemanfaatan teknologi. Ia mengungkapkan banyak data gereja saat ini masih tersebar dan belum terintegrasi, sehingga dinilai dapat menghambat pengambilan keputusan, menurunkan kualitas layanan jemaat, serta mengganggu ketahanan operasional gereja.
Pdt. Zimrat menambahkan, gereja membutuhkan data yang rapi, pelayanan yang cepat, informasi yang akurat, serta sistem yang aman dan berkelanjutan. Pelatihan penggunaan Synesis.id diikuti jajaran Majelis Sinode Harian GMIT, Badan Pembantu Pelayanan (BPP) Sinode, dan Unit Pembantu Pelayanan (UPP) Majelis Sinode GMIT.
Selama sesi pelatihan, peserta dibekali kemampuan teknis mulai dari penginputan program pelayanan tahunan, anggaran belanja, hingga mekanisme monitoring dan evaluasi program. Synesis.id disebut sebagai platform digital resmi GMIT yang mendukung pelaporan secara real-time, menyediakan indikator kinerja, serta rekomendasi berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan presisi.