Platform SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI belakangan ramai diperbincangkan publik. Aplikasi ini dikenal sebagai sarana untuk mencari perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja, sekaligus menjadi pintu masuk ke berbagai layanan ketenagakerjaan dalam satu sistem.
Menurut penjelasan Kemnaker, SIAPkerja merupakan singkatan dari Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan. SIAPkerja disebut sebagai ekosistem digital resmi milik Kemnaker yang mengintegrasikan layanan ketenagakerjaan dalam satu platform.
Melalui satu akun SIAPkerja, pengguna dapat mengakses berbagai lowongan kerja dalam satu login. Pada 2026, SIAPkerja disebut telah berkembang menjadi ekosistem digital ketenagakerjaan yang lebih lengkap, mencakup pencarian informasi lowongan kerja, pelatihan keterampilan, sertifikasi kompetensi, hingga program perlindungan bagi pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Seluruh fitur tersebut diinformasikan dapat diakses secara gratis karena dikelola oleh negara.
Selain berfungsi sebagai papan lowongan kerja digital, ekosistem SIAPkerja juga dikaitkan dengan penyimpanan data ketenagakerjaan yang terhubung langsung dengan BPJS Ketenagakerjaan dan sistem data nasional. Dengan demikian, akun SIAPkerja disebut menjadi identitas digital ketenagakerjaan yang diakui secara resmi.
Dalam pembaruan pada 2026, portal Karirhub yang berada di dalam ekosistem SIAPkerja dilaporkan telah diperbarui menjadi versi 2.0. Salah satu fitur yang disorot adalah AI Matching System, yang diklaim mampu mencocokkan profil serta keterampilan pengguna dengan kebutuhan spesifik perusahaan, sekaligus memberikan notifikasi lowongan yang disebut memiliki kecocokan hingga 90 persen dengan profil pengguna.