BERITA TERKINI
Pedagang Sapi di Sukabumi Pasang Barcode Berbasis AI untuk Tampilkan Data Hewan Kurban

Pedagang Sapi di Sukabumi Pasang Barcode Berbasis AI untuk Tampilkan Data Hewan Kurban

SUKABUMI — Sejumlah sapi tampak berjajar rapi di sebuah lapak penjualan hewan kurban di Jalan Cemerlang, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Di antara pakan rumput segar yang tersedia, setiap sapi terlihat mengenakan penanda berupa barcode yang terpasang di lehernya.

Barcode tersebut merupakan inovasi yang diterapkan pedagang sapi bernama Akmalun Kinin (33). Ia memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pengelolaan data sapi di lapaknya. Menurut Akmalun, gagasan itu berangkat dari pengalamannya di bidang software engineering.

“Tujuannya itu sebetulnya untuk memudahkan kami sendiri jadi untuk data sapi, harga sapi, penjualan, pencatatan kayak gitu (lebih terdata),” kata Akmalun saat ditemui di lapaknya, Selasa (19/5/2026) siang.

Akmalun menjelaskan, penggunaan AI pada sistem barcode itu tidak hanya memudahkan pedagang dalam pencatatan, tetapi juga memberi akses praktis bagi calon pembeli untuk melihat informasi sapi yang akan dibeli. Caranya, pembeli cukup memindai barcode menggunakan smartphone.

“Kalau sekarang udah ada AI kan, jadi sangat terbantu dengan AI. Bisa dikatakan sehari atau dua hari lah jadi gitu,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem tersebut membantu dirinya maupun pekerja di lapak saat harus menjawab pertanyaan pembeli mengenai detail sapi. Dengan data yang tersimpan rapi, pembeli juga dapat melihat informasi secara lebih jelas.

Akmalun menyebut, setelah barcode dipindai, informasi harga dan data sapi dapat ditampilkan layaknya etalase digital. Data itu juga bisa diekspor menjadi gambar berformat JPEG untuk kemudian dibagikan, misalnya melalui WhatsApp, apabila ada konsumen yang menanyakan detail sapi.

“Jadi untuk harga tersebut seperti ada etalase digital. Setelah di scan, nanti bisa di ekspor jadi gambar (JPEG) lalu di-share ke WhatsApp kalau ada konsumen yang bertanya,” kata Akmalun.