Pemerintah Kabupaten Flores Timur meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dalam rangkaian peringatan Hari Perpustakaan Nasional ke-46 yang digelar di Larantuka, Senin (18/5/2026) pagi. Kegiatan tersebut dipadukan dengan peringatan Hari Buku Nasional dan Hari Kearsipan Nasional.
Apel peringatan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur, Petrus Pedo Maran. Pada peringatan Hari Perpustakaan Nasional tahun ini, tema yang diusung adalah “Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa” sebagai upaya memperkuat budaya literasi masyarakat. Sementara itu, Hari Kearsipan Nasional mengangkat tema pemberdayaan masa depan melalui pengelolaan arsip menuju Indonesia Emas 2045.
Usai apel, Petrus Pedo Maran secara resmi meluncurkan aplikasi Srikandi di aula perpustakaan daerah. Aplikasi yang dikembangkan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ini ditujukan sebagai pusat pengelolaan tata naskah dinas dan arsip digital yang terintegrasi.
Penerapan Srikandi disebut menjadi bagian dari penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk mempercepat transformasi pelayanan administrasi di lingkungan pemerintah daerah. Pengelolaan aplikasi dilakukan melalui kolaborasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Flores Timur.
Dalam sambutannya mewakili Bupati Flores Timur, Petrus Pedo Maran mengapresiasi penerapan aplikasi Srikandi pada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Ia juga meminta pimpinan OPD tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi sebagai langkah efisiensi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.
Rangkaian kegiatan turut ditandai dengan penyerahan sumbangan buku bacaan dari sejumlah pejabat daerah untuk mendukung penguatan budaya literasi. Sebanyak 130 buku berhasil dikumpulkan dan akan menjadi koleksi bacaan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Flores Timur.