Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar rapat pembahasan, evaluasi, serta uji coba aplikasi Sistem Informasi Kerja Sama Daerah secara daring melalui Zoom Meeting. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan digitalisasi pelayanan publik sejalan dengan visi Indramayu REANG.
Rapat tersebut dibuka oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu dan melibatkan unsur perangkat daerah terkait. Pengembangan sistem informasi ini ditujukan untuk mengoptimalkan tata kelola kerja sama daerah, baik dengan pemerintah daerah lain, pihak ketiga, maupun lembaga di luar negeri, sesuai amanat Permendagri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah.
Platform digital ini dirancang untuk menjawab sejumlah kendala administratif yang sebelumnya kerap muncul, seperti kesulitan pencarian dokumen fisik serta kurangnya sinkronisasi data antarinstansi, termasuk terkait status persetujuan pimpinan.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Ade Suhayati, menekankan pentingnya aspek keamanan dalam penggunaan aplikasi. Ia juga memberikan arahan terkait pengelolaan hak akses agar dokumen yang telah ditandatangani tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berkepentingan.
Selain keamanan, Ade menyampaikan adanya wacana penyisipan identitas daerah dalam penamaan aplikasi agar lebih merepresentasikan semangat pembangunan yang tengah diusung pemerintah daerah. “Sistem Informasi Kerja sama Daerah ini sebenarnya adalah tentang kolaborasi Indramayu Reang untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan dan pembangunan gotong royong. Kami masih mempertimbangkan penamaan yang paling tepat agar identitas Indramayu-nya lebih muncul dan memberikan dampak yang kuat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam pemaparan teknis, sub koordinator Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Aan Kunaefi, menjelaskan aplikasi tersebut dirancang untuk menyatukan seluruh dokumen kerja sama ke dalam satu platform terintegrasi sehingga koordinasi dapat berlangsung lebih mudah dan transparan.
Menurut Aan, sistem ini memberikan kemudahan bagi calon mitra kerja sama, mulai dari mengunduh template dokumen, mengunggah naskah kesepakatan, hingga memantau status pengajuan secara real-time. Ia menambahkan, efisiensi waktu dan penyederhanaan birokrasi melalui platform ini diharapkan dapat mempercepat masuknya investasi dan kemitraan strategis untuk pembangunan Kabupaten Indramayu.
Rapat koordinasi dihadiri perwakilan anggota tim koordinasi. Masukan dan hasil evaluasi selama uji coba akan digunakan untuk menyempurnakan fitur sistem sebelum diluncurkan secara resmi sebagai wadah kolaborasi bagi mitra Pemerintah Kabupaten Indramayu.