Pemerintah Kabupaten Magelang meluncurkan Gerakan Blonjo Warung Tonggo dan Aplikasi STUPA milik Bank Bapas 69 Magelang di Lapangan drh Soepardi Sawitan, Rabu (20/5). Peluncuran tersebut diawali dengan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tingkat Kabupaten Magelang.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, gerakan itu merupakan inisiatif aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Magelang sebagai bentuk keteladanan untuk mendukung perekonomian warga sekaligus mengangkat kualitas UMKM yang terus berkembang.
Menurut Grengseng, keterlibatan ASN didorong oleh kebutuhan untuk saling menguatkan di tengah kondisi saat ini. Ia menyebut konsep gerakan tersebut berangkat dari keteladanan agar dapat menginspirasi masyarakat memperkuat warung-warung tetangga sehingga ekonomi sektor riil tetap berjalan.
Ia menjelaskan, pada tahap awal gerakan ini akan diterapkan di tiga wilayah terlebih dahulu. Pelaksanaannya akan dievaluasi dalam waktu satu bulan untuk menentukan keberlanjutan program.
“Kalau memang nanti benar-benar memberi kontribusi nyata kepada masyarakat, sistemnya mudah dan tidak merepotkan, maka bisa dilanjutkan di seluruh wilayah kabupaten,” kata Grengseng.
Dalam kegiatan peluncuran, Grengseng juga mencoba langsung aplikasi STUPA untuk transaksi. STUPA merupakan layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik hasil kerja sama co-branding Bank Bapas 69 Magelang dengan PT Bimasakti Multi Sinergi sebagai penyedia layanan dan penerbit uang elektronik berizin Bank Indonesia.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop) Kabupaten Magelang Edi Wasono mengatakan, untuk memudahkan transaksi belanja di Warung Tonggo, ASN dapat melakukan pembayaran non-tunai melalui aplikasi STUPA. Aplikasi tersebut tersedia di Playstore untuk ponsel berbasis Android.
Edi menambahkan, Disdagkop UKM Kabupaten Magelang telah melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat pemilik warung yang bekerja sama dengan Bank Bapas 69 Magelang. Pendampingan meliputi mekanisme pendaftaran program Warung Tonggo, proses kurasi, hingga penggunaan aplikasi.
Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Bank Bapas 69 Magelang Rohmad Widodo menyatakan, program Blonjo Warung Tonggo ditujukan untuk mendorong kebangkitan UMKM di Kabupaten Magelang. Ia menyebut pemanfaatan aplikasi STUPA diarahkan sebagai sarana transaksi bagi ASN Pemkab Magelang untuk membelanjakan sebagian penghasilannya pada warung tetangga dan pelaku UMKM lokal melalui gerakan tersebut.
Melalui langkah ini, partisipasi ASN dalam mendukung produk lokal diharapkan meningkat, perputaran ekonomi masyarakat menguat, serta kesejahteraan pelaku usaha kecil di Kabupaten Magelang terdorong.