BERITA TERKINI
Pemkab Pandeglang Gelar Lomba Bertutur SD untuk Perkuat Literasi Generasi Alpha

Pemkab Pandeglang Gelar Lomba Bertutur SD untuk Perkuat Literasi Generasi Alpha

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus mendorong peningkatan budaya literasi di kalangan generasi muda melalui berbagai program edukatif. Salah satunya dengan menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD sederajat se-Kabupaten Pandeglang Tahun 2026.

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang, Tb. Nandar Suptandar, yang mewakili Bupati Pandeglang. Lomba berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan Aulia Kabupaten Pandeglang, Selasa (12/5/2026), dan diikuti puluhan peserta dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Pandeglang.

Dalam sambutannya, Tb. Nandar menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pandeglang yang dinilai konsisten menghadirkan program literasi bagi masyarakat, terutama generasi muda. Ia menyoroti perubahan pola literasi seiring perkembangan teknologi, khususnya pada Generasi Alpha yang lebih dekat dengan dunia digital dibandingkan metode literasi konvensional.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Generasi sekarang tumbuh di era digital, sehingga budaya membaca harus terus diperkuat agar mereka tetap memiliki wawasan luas, pola pikir kritis, serta karakter yang kuat,” ujar Tb. Nandar.

Menurutnya, lomba bertutur diharapkan dapat memunculkan inovasi dan semangat baru dalam melestarikan budaya lokal dan sejarah, sekaligus meningkatkan minat baca di tengah derasnya arus informasi digital. Ia juga mengajak sekolah, keluarga, komunitas literasi, hingga masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya membaca di Kabupaten Pandeglang.

“Budaya literasi di Kabupaten Pandeglang masih perlu terus ditingkatkan. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini indeks literasi daerah bisa meningkat dan sejajar dengan daerah lainnya,” katanya. Kepada para peserta, ia berpesan agar mengikuti perlombaan dengan semangat, percaya diri, dan menjunjung sportivitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pandeglang, Neneng Nuraeni, mengatakan lomba bertutur merupakan bagian dari rangkaian Festival Bubur Terasi Tahun 2026 yang digelar untuk menggairahkan budaya membaca dan literasi di tengah masyarakat.

Menurut Neneng, lomba diikuti oleh 50 peserta dari SD sederajat se-Kabupaten Pandeglang. Selain lomba bertutur, festival juga menghadirkan sejumlah kegiatan lain, antara lain bimbingan teknis literasi informasi, lomba perpustakaan desa dan kelurahan, lomba video literasi, lomba menulis resensi buku, serta pembinaan perpustakaan masyarakat.

“Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang mampu meningkatkan minat baca, kemampuan literasi, dan kreativitas generasi muda di Kabupaten Pandeglang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pembentukan karakter, serta penguatan budaya literasi sejak dini. Festival Bubur Terasi 2026 sendiri mengusung semangat “Budaya Menggembirakan Literasi” sebagai simbol pentingnya menumbuhkan budaya membaca, belajar, dan bercerita secara menyenangkan untuk melahirkan generasi yang kreatif, berkarakter, dan berdaya saing.