BERITA TERKINI
Pemkot Tangerang Selatan Soft Launching Aplikasi SANSET untuk Digitalisasi dan Monitoring Aset Daerah

Pemkot Tangerang Selatan Soft Launching Aplikasi SANSET untuk Digitalisasi dan Monitoring Aset Daerah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan soft launching aplikasi SANSET (Sistem Administrasi dan Monitoring Aset) sebagai upaya memperkuat tata kelola aset daerah berbasis digital. Peluncuran ini dilakukan dalam kegiatan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) Tahun 2027 di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangerang Selatan, Senin (18/5/2026).

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan SANSET dirancang untuk mempermudah penataan, pencatatan, hingga pemantauan aset daerah secara terpadu. Aplikasi ini ditujukan untuk mendukung pengelolaan aset, baik aset bergerak maupun aset tidak bergerak, termasuk aset tanah.

“Ini untuk mempermudah penataan pengelolaan aset, pencatatan dan penarikan data di Tangerang Selatan baik aset bergerak, terutama aset tanah maupun aset tidak bergerak,” ujar Benyamin.

Menurut Benyamin, digitalisasi aset menjadi kebutuhan penting untuk mendukung sistem pemerintahan yang cepat, akurat, dan efisien. Melalui SANSET, data aset daerah ditargetkan terhubung dalam satu sistem terpadu dengan dukungan tanda tangan elektronik.

“Jadi nanti akan menuju kepada data aset yang terpadu sehingga ke depannya pengelolaan aset ini semakin dimudahkan,” katanya.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni menilai SANSET merupakan langkah maju untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang akuntabel dan modern.

“Kami dari Kemendagri memberikan apresiasi atas inovasi ini. Dengan SANSET, aset di Tangerang Selatan bisa lebih terdata, tata kelola bisa diperbaiki, dimonitor dan dievaluasi,” ujar Agus Fatoni.

Agus menambahkan, digitalisasi aset tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga dinilai berperan dalam mencegah kebocoran anggaran dan praktik korupsi. Ia menyebut sistem digital dapat mempercepat pelayanan, mempermudah pengambilan keputusan, dan meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

“Kalau Tangerang Selatan terus mengoptimalkan inovasi dan digitalisasi ini, maka kinerjanya bisa lebih cepat, akuntabel, mengurangi kebocoran, mengurangi korupsi, dan mempermudah pengambilan keputusan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Agus juga mendorong pemerintah daerah memperkuat strategi creative financing atau pembiayaan inovatif di luar anggaran negara. Ia menilai pemanfaatan aset daerah serta penguatan kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) dapat menjadi sumber pembiayaan baru untuk mendukung pembangunan.

“Kami mendorong daerah melakukan creative financing, mengoptimalkan kinerja BUMD, serta melakukan inovasi di bidang pajak dan integrasi daerah,” ujarnya.

Kemendagri menilai SANSET sebagai terobosan yang dapat dijadikan contoh bagi daerah lain. “Ini termasuk terobosan yang bagus dan bisa ditiru oleh daerah lain,” tandasnya.