Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bekerja sama dengan PT Telkomsel membangun infrastruktur jaringan internet di Kabupaten Buru Selatan sebagai upaya mengatasi wilayah tanpa sinyal (blank spot) yang selama ini menghambat akses komunikasi masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku, Titus F. L. Renwarin, mengatakan pembangunan jaringan baru tersebut merupakan komitmen Pemprov Maluku dalam mendorong pemerataan akses telekomunikasi di wilayah kepulauan.
“Dengan dibangunnya jaringan baru ini, keluhan pemerintah daerah selama ini mengenai blank spot sudah terbantu melalui kehadiran perusahaan ini,” ujar Titus.
Dalam proyek pengembangan infrastruktur digital itu, Pemprov Maluku membangun dua menara telekomunikasi baru untuk memperkuat jangkauan jaringan di wilayah Buru Selatan. Titus menilai keberadaan infrastruktur internet penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan pemerintahan, pendidikan, serta akses informasi dan ekonomi digital di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan sinyal.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Buru Selatan memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan operasional jaringan, termasuk dalam proses peresmian dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi ke depan.
“Dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar operasional jaringan ini dapat berjalan lancar dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.
Menurut Titus, perluasan akses internet di wilayah kepulauan menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital sekaligus mengurangi kesenjangan informasi antarwilayah di Maluku. Ia juga menekankan bahwa masyarakat perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, mulai dari pembayaran digital hingga kebutuhan skala besar lainnya.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama berbagai pihak dalam membangun Maluku ke depan,” ujarnya.