Ajang ADA Awards 2026 menempatkan perusahaan dan institusi pemenang sebagai bagian penting dari upaya ASEAN membangun komunitas digital yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Menurut panitia penyelenggara, para penerima penghargaan tidak hanya dinilai sukses menghadirkan solusi teknologi, tetapi juga dipandang sebagai mitra dalam perjalanan transformasi digital kawasan.
Proses nominasi dalam ADA 2026 disebut melalui evaluasi ketat dengan sejumlah kriteria, antara lain kreativitas, efektivitas penerapan, skalabilitas, serta nilai yang diberikan kepada komunitas. Penilaian ini diarahkan untuk menyoroti solusi yang bukan sekadar berfungsi baik, tetapi juga berpotensi diperluas dan direplikasi.
Penghargaan diberikan dalam enam kategori, yakni Sektor Publik, Sektor Swasta, Inklusi Digital, Konten Digital, Startup Digital, dan Inovasi Digital. Enam kategori tersebut disebut mencerminkan pilar transformasi digital regional, sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi merambah berbagai bidang, mulai dari administrasi pemerintahan, produksi dan bisnis, layanan publik, pembuatan konten, hingga pengembangan perusahaan rintisan.
Dalam kategori Inklusi Digital, penghargaan Emas diberikan kepada Sapawarga Jabar Super Apps dari Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Indonesia). Penghargaan Perak diraih Wang: Data Market dari KG and Patrick Co., Ltd. (Thailand), sementara Penghargaan Perunggu diberikan kepada LaoApp - Digital Society: All-in-One Super App dari Star Telecom Co, Ltd (Unitel) (Laos).
Wang: Data Market dijelaskan sebagai platform data daring yang menghubungkan pencari data dengan penyedia data untuk kebutuhan pengumpulan dan pelabelan data dalam pengembangan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin. Platform ini mendukung beragam tugas, seperti pelabelan gambar, anotasi teks, hingga transkripsi video, untuk memenuhi kebutuhan penelitian dan aplikasi AI.
Selain menyediakan data bagi proyek teknologi, platform tersebut juga disebut menciptakan peluang pendapatan tambahan dan lapangan kerja bagi peserta, terutama mereka yang memiliki keterampilan dasar dalam pengolahan data. Dengan demikian, Wang dinilai membantu memperluas akses dan partisipasi masyarakat dalam ekonomi digital.
Penghargaan Perak yang diterima Wang dalam kategori Inklusi Digital dinilai mencerminkan kontribusinya dalam mempromosikan inklusi sosial melalui teknologi digital, termasuk memperluas akses terhadap layanan data AI dan peluang pendapatan digital bagi masyarakat di kawasan ASEAN.
Panitia penyelenggara menilai solusi yang mendapat penghargaan bukan hanya produk teknologi yang efektif, tetapi juga model yang berpotensi disebarluaskan. Karena itu, ADA Awards diposisikan sebagai wadah penghubung agar negara dan pelaku bisnis dapat saling belajar, memperkuat kerja sama, serta berbagi pengalaman untuk membangun komunitas digital ASEAN yang berpusat pada masyarakat.