BERITA TERKINI
Program Internet Gratis Pemkab Pasaman Jangkau 25 Kejorongan Blankspot dalam Setahun

Program Internet Gratis Pemkab Pasaman Jangkau 25 Kejorongan Blankspot dalam Setahun

Sejumlah wilayah terpencil di Kabupaten Pasaman mulai menikmati akses internet gratis melalui program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, Welly Suhery–Parulian, yang menyasar daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

Dalam konferensi pers capaian satu tahun program unggulan yang digelar Selasa (19/5), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pasaman, Fatrizon, mengatakan program ini tidak hanya berfokus pada pemasangan perangkat jaringan. Pemerintah daerah, kata dia, menargetkan terbukanya akses informasi, percepatan pelayanan publik, serta kesempatan yang lebih setara bagi masyarakat di wilayah terpencil untuk terhubung dengan perkembangan digital.

Fatrizon menjelaskan pelaksanaan program menghadapi sejumlah kendala di lapangan, mulai dari kondisi geografis, akses jalan, hingga sebaran permukiman. Meski demikian, wilayah yang sebelumnya mengalami blankspot secara bertahap mulai mendapatkan layanan internet gratis.

“Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau akses internet, terutama kejorongan yang membutuhkan jaringan untuk pelayanan nagari, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan masyarakat lainnya,” kata Fatrizon.

Dalam satu tahun pelaksanaan, dari target 42 kejorongan blankspot, sebanyak 25 kejorongan telah berhasil terakses layanan internet gratis. Selain itu, jaringan juga dikembangkan ke sejumlah titik layanan tambahan sehingga total terdapat 34 titik akses internet gratis yang aktif dan beroperasi di berbagai wilayah Pasaman.

Berdasarkan perhitungan capaian terhadap target, realisasi program disebut telah mencapai 59,52 persen.

Fatrizon menambahkan, pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan wilayah blankspot secara berkelanjutan. Pemkab Pasaman juga mengajukan dukungan jaringan kepada pemerintah pusat dan Bakti Kominfo untuk memperluas cakupan layanan internet di daerah terpencil.