BERITA TERKINI
Rektor UB Bahas Penguatan Rumah Sakit Pendidikan untuk Hilirisasi Riset Kesehatan

Rektor UB Bahas Penguatan Rumah Sakit Pendidikan untuk Hilirisasi Riset Kesehatan

Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Widodo menghadiri audiensi strategis bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi di Jakarta, Kamis (14/5/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan peran Rumah Sakit Pendidikan Tinggi Negeri (RSPTN) dalam mendukung hilirisasi riset kesehatan nasional.

Menurut keterangan yang dikutip dari laman resmi Universitas Brawijaya, audiensi ini juga dihadiri sejumlah rektor perguruan tinggi di Indonesia. Pertemuan tersebut disebut sebagai upaya sinkronisasi kebijakan pemerintah terkait pengembangan rumah sakit pendidikan di bawah naungan kementerian.

Dalam audiensi itu, pembahasan difokuskan pada penelitian translasional, yakni riset yang diharapkan dapat menjembatani penemuan di laboratorium dengan penerapan praktis di bidang diagnosis, terapi, hingga pencegahan penyakit.

“Pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sinkronisasi kebijakan terkait dukungan pemerintah terhadap pengembangan rumah sakit pendidikan di bawah naungan kementerian,” ujar Widodo.

Widodo menilai penguatan fungsi RSPTN menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi Indonesia, termasuk UB, di tingkat global. Ia juga mendorong transformasi RSPTN dari pusat pelayanan menjadi pusat inovasi untuk mempercepat kemandirian bangsa dalam penyediaan teknologi kesehatan dan obat-obatan dalam negeri.

Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya tata kelola profesional serta dukungan sistemik agar RSPTN mampu menerapkan standar manajemen risiko internasional. Langkah ini dinilai diperlukan untuk memastikan hasil penelitian tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga aman dan aplikatif bagi masyarakat luas.

Sinergi antara akademisi dan regulator disebut menjadi kunci dalam menghadapi tantangan kesehatan di masa depan, sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan nasional.