BERITA TERKINI
Rektor Universitas Nusa Mandiri Dapat Hibah PDD 2026 untuk Riset AI Deteksi Hama Kentang

Rektor Universitas Nusa Mandiri Dapat Hibah PDD 2026 untuk Riset AI Deteksi Hama Kentang

Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali mencatat capaian di bidang riset nasional. Rektor UNM, Prof Dr Ir Dwiza Riana, S.Si., M.M., M.Kom., IPU, ASEAN.Eng, memperoleh pendanaan Program Hibah Penelitian Disertasi Doktor (PDD) Tahun Anggaran 2026 dari DPPM Kemdiktisaintek.

Dalam program tersebut, Prof Dwiza bertindak sebagai ketua pengusul dengan penelitian berjudul “Pengembangan Metode Interpolasi Citra Presisi Tinggi dan Loss Function Adaptif untuk Stabilisasi Model Deteksi Hama Tanaman Kentang Berbasis Deep Learning”. Penelitian ini berfokus pada peningkatan akurasi dan stabilitas model deteksi hama pada tanaman kentang melalui pendekatan deep learning.

Riset ini melibatkan tim yang terdiri atas Prof Dwiza Riana sebagai ketua, Dr Muhammad Haris, M.Eng sebagai anggota, serta Sri Hadianti, M.Kom sebagai mahasiswa doktoral Informatika. Kolaborasi tersebut diharapkan menghasilkan inovasi yang unggul secara akademik sekaligus aplikatif di lapangan.

Ketua LPPM UNM, Andi Saryoko, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menunjukkan komitmen UNM dalam mengembangkan riset yang tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga diarahkan untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Kami optimistis inovasi berbasis AI ini dapat menjadi solusi konkret dalam mendukung sektor pertanian modern,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Selasa (19/5/2026).

UNM menilai penelitian ini berpotensi mendukung transformasi menuju sistem pertanian cerdas. Teknologi yang dikembangkan diharapkan dapat membantu petani mendeteksi hama secara cepat dan akurat, mengurangi kerugian, serta meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, inovasi tersebut disebut berpeluang dikembangkan menjadi aplikasi digital agar dapat dimanfaatkan petani di berbagai wilayah Indonesia.

Capaian hibah ini juga menegaskan konsistensi UNM dalam meraih pendanaan riset nasional serta memperkuat posisinya dalam bidang riset dan inovasi. Keterlibatan pimpinan universitas dalam penelitian dipandang mencerminkan budaya akademik yang produktif dan kolaboratif.