BERITA TERKINI
Satelit Nusantara Lima Resmi Operasional, PSN Siap Perluas Internet ke Wilayah 3T

Satelit Nusantara Lima Resmi Operasional, PSN Siap Perluas Internet ke Wilayah 3T

Satelit Nusantara Lima (N5) resmi memasuki tahap operasional dan siap dikomersialisasikan setelah diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, pada September 2025. Satelit milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) ini disebut menjadi langkah baru untuk memperkuat konektivitas digital, terutama bagi wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T), sekaligus mendukung kemandirian Indonesia di sektor antariksa.

Peresmian operasional Satelit N5 dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, jajaran pemerintah, serta mitra internasional, termasuk Boeing Satellite System International Inc. Dalam kesempatan itu, Meutya menyampaikan target pemerintah agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati akses internet berkualitas. “Keinginan kami agar 280 juta warga Indonesia bisa terhubung, mulai dari Sabang, Merauke, Rote hingga Miangas,” ujarnya.

Satelit N5 memiliki kapasitas 160 Gbps dan menggunakan teknologi Very High Throughput Satellite (VHTS). Satelit ini dibangun dengan platform Boeing 702MP dan didukung 101 spot beam berbasis frekuensi Ka-band. Cakupan layanannya ditujukan untuk memperluas akses internet di Indonesia, serta menjangkau kawasan ASEAN seperti Malaysia dan Filipina.

Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso, menyatakan Satelit N5 menjadi simbol penguatan kapasitas nasional di sektor strategis antariksa. “Kehadiran Satelit N5 menunjukkan Indonesia mampu menjadi pemain utama industri satelit internet di Asia,” kata Adi. Ia juga menyebut total kapasitas satelit internet Indonesia saat ini mencapai 403 Gbps, yang diklaim terbesar di Asia.

Untuk mendukung operasional satelit, N5 diperkuat tujuh stasiun bumi yang tersebar di Banda Aceh, Bengkulu, Cikarang, Gresik, Banjarmasin, Tarakan, dan Kupang. Infrastruktur ini dirancang agar layanan internet dapat menjangkau daerah-daerah yang selama ini sulit terkoneksi.

Selain satelit, PSN turut memperkenalkan Cerdiq, perangkat internet berbasis satelit hasil pengembangan internal perusahaan yang akan memanfaatkan konektivitas Satelit N5. Perangkat tersebut dikembangkan dengan konsep ringan dan sederhana serta mengedepankan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

PSN menargetkan Satelit N5 dapat beroperasi lebih dari 15 tahun untuk menopang transformasi digital nasional dan memperkuat kedaulatan Indonesia di sektor antariksa.