BERITA TERKINI
Seoul Rombak Total Aplikasi Subway untuk Kurangi Hambatan Bahasa Wisatawan Asing

Seoul Rombak Total Aplikasi Subway untuk Kurangi Hambatan Bahasa Wisatawan Asing

Badan transportasi metropolitan Seoul, Seoul Metro, mengumumkan pada Selasa (19/5) bahwa aplikasi navigasi selulernya telah didesain ulang secara menyeluruh. Perombakan ini ditujukan untuk mengurangi hambatan bahasa yang selama ini menyulitkan pengunjung internasional saat menggunakan sistem kereta bawah tanah di Seoul, Korea Selatan.

Seoul Metro menyatakan strategi pengembangan aplikasinya bergeser dari sekadar menerjemahkan teks, menjadi pembaruan menyeluruh pada infrastruktur aplikasi “Seoul Subway”. Inisiatif tersebut memasuki fase uji coba publik selama satu bulan sejak 15 Mei, dengan target memudahkan wisatawan asing dan ekspatriat menavigasi salah satu sistem kereta bawah tanah tersibuk di dunia.

Salah satu perubahan utama adalah perluasan dukungan bahasa. Jika sebelumnya aplikasi hanya menyediakan bahasa Korea dan Inggris, kini antarmuka utama juga mendukung bahasa Mandarin dan Jepang. Sistem aplikasi akan menyesuaikan bahasa secara otomatis mengikuti pengaturan bawaan ponsel, sementara bahasa Inggris digunakan sebagai pilihan default untuk bahasa lain yang belum didukung.

Selain pembaruan pada menu, Seoul Metro juga merombak antarmuka pengguna dan sistem panduan agar lebih intuitif, terutama bagi pengguna yang baru pertama kali memakainya. Lembaga itu turut memperluas fitur pengumuman kereta multibahasa, yang memungkinkan penumpang asing mendengarkan pengumuman di dalam kereta yang telah diterjemahkan melalui earbud mereka.

Pembaruan ini juga diarahkan untuk menjawab persoalan keselamatan publik, khususnya saat terjadi gangguan layanan. Seoul Metro menyoroti kondisi sebelumnya ketika gangguan seperti kerusakan teknis, kebakaran rel, atau keterlambatan jalur memicu pengumuman darurat, namun penumpang yang tidak bisa berbahasa Korea kerap tidak memperoleh informasi.

Dalam versi terbaru, platform tersebut menggunakan AI untuk menerjemahkan peringatan darurat secara real time. Aplikasi juga menambahkan menu khusus “status rute” yang menampilkan kondisi keterlambatan operasional secara langsung di berbagai jalur yang saling terhubung.

Untuk mendorong eksplorasi di luar perjalanan rutin, aplikasi ini akan meluncurkan fitur “Mobile Subway Tour” pada Juni. Platform digital interaktif itu dirancang untuk memandu pengunjung ke destinasi budaya populer dengan mengintegrasikan jaringan kereta bawah tanah dengan atraksi regional, termasuk kapal komuter Sungai Han dan sepeda kota “Ttareungi”.

“Perombakan ini dirancang dari awal dengan mengumpulkan masukan langsung dari pengguna di luar negeri,” kata Jeong Jong Yeop, eksekutif senior di Seoul Metro.