BERITA TERKINI
Survei APJII: Milenial dan Gen Z Dominasi Pengguna Internet di Indonesia pada 2026

Survei APJII: Milenial dan Gen Z Dominasi Pengguna Internet di Indonesia pada 2026

JAKARTA — Kelompok generasi muda masih mendominasi penggunaan internet di Indonesia pada 2026. Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat tingkat penetrasi internet tertinggi berada pada kelompok Milenial dan Gen Z.

Ketua Umum APJII Muhammad Arif menyebut penetrasi internet pada kelompok Milenial mencapai 90,34 persen, sementara Gen Z berada di angka 89,02 persen.

Secara nasional, survei tersebut menunjukkan tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2026 mencapai 81,72 persen. Angka ini setara dengan 235.261.078 jiwa dari total populasi 287.303.234 jiwa, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 80,66 persen.

Arif menilai peningkatan itu menegaskan internet telah menjadi kebutuhan utama masyarakat di berbagai sektor kehidupan. Menurutnya, internet kini tidak lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan bagian dari aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik.

“Internet saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik masyarakat Indonesia. Hasil survei ini menunjukkan bahwa transformasi digital nasional terus berkembang dan perlu didukung dengan pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan literasi digital masyarakat,” ujar Arif.

Survei APJII juga mencatat penetrasi internet berdasarkan gender. Pada laki-laki, penetrasi internet tercatat sebesar 83,95 persen dengan kontribusi pengguna 50,03 persen. Sementara perempuan memiliki penetrasi 79,79 persen dengan kontribusi pengguna 49,97 persen.

Arif menilai kesenjangan gender dalam akses internet di Indonesia semakin kecil. Ia berharap temuan survei ini dapat menjadi referensi strategis bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan serta strategi pengembangan ekosistem digital nasional yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.