BERITA TERKINI
Telemedia Komunikasi Pratama Rampungkan Uji Laik Operasi di 6 Zona, Siap Luncurkan Layanan “IRA – Internet Rakyat”

Telemedia Komunikasi Pratama Rampungkan Uji Laik Operasi di 6 Zona, Siap Luncurkan Layanan “IRA – Internet Rakyat”

PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), menyatakan telah menuntaskan seluruh rangkaian Uji Laik Operasi (ULO) untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) “IRA – Internet Rakyat” berbasis pita frekuensi 1,4 GHz di enam zona operasional di Indonesia.

Dengan rampungnya seluruh tahapan ULO, perusahaan menyampaikan kesiapan untuk mempersiapkan grand launching layanan “IRA – Internet Rakyat” secara serentak, sekaligus memperkuat implementasi komersial secara bertahap di seluruh wilayah operasional.

Adapun cakupan wilayah operasional tersebut meliputi Regional 1, yaitu Zona 4 yang mencakup Provinsi Banten, Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, serta Kabupaten Bekasi. Zona 5 meliputi Provinsi Jawa Barat, kecuali Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi. Zona 6 mencakup Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, serta disebut pula Zona 6 untuk Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, Zona 9 mencakup wilayah Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, dan Provinsi Papua Barat Daya. Sementara Zona 10 meliputi Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara.

Penyelesaian ULO terakhir dilakukan di Zona 9 Papua pada 7–8 Mei 2026 dan Zona 10 Maluku pada 11–12 Mei 2026. Perusahaan menyebut, dengan rampungnya pengujian di dua zona tersebut, seluruh proses pengujian operasional di enam zona telah diselesaikan dengan hasil yang dinilai baik.

Berdasarkan pengujian menggunakan perangkat laptop maupun ponsel di berbagai titik uji, layanan “IRA – Internet Rakyat” disebut secara konsisten melampaui standar minimum kecepatan unduh yang ditetapkan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KOMDIGI). Pada titik pengujian tertentu, hasil uji menunjukkan kecepatan layanan hingga 100 Mbps.

Selain aspek kecepatan, hasil pengujian juga menunjukkan kualitas koneksi yang stabil, latency yang baik, serta kemampuan layanan multi-device yang dinilai optimal untuk mendukung kebutuhan digital rumah tangga, pendidikan, usaha kecil, dan produktivitas masyarakat.

Perusahaan menilai keberhasilan penyelesaian ULO di Papua dan Maluku menjadi pencapaian penting yang menunjukkan kesiapan teknologi FWA berbasis pita frekuensi 1,4 GHz untuk diterapkan di berbagai kondisi geografis Indonesia, termasuk wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur fixed broadband berbasis kabel.