BERITA TERKINI
Telkomsel Gelar Program Belajar Tanpa Batas di 7 Sekolah Flores, Sasar 1.750 Penerima Manfaat

Telkomsel Gelar Program Belajar Tanpa Batas di 7 Sekolah Flores, Sasar 1.750 Penerima Manfaat

Telkomsel menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Telkomsel Jaga Cita: Belajar Tanpa Batas di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Program ini ditujukan untuk menjawab tantangan pemerataan pendidikan di wilayah rural dan 3T, mulai dari keterbatasan akses hingga kebutuhan penguatan literasi digital.

Telkomsel menyebut program tersebut menyasar lebih dari 1.750 penerima manfaat yang terdiri dari siswa, guru, dan ekosistem sekolah di tujuh sekolah terpilih. Melalui inisiatif ini, perusahaan berupaya menghadirkan dukungan terintegrasi agar proses belajar mengajar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan saat ini.

Dukungan yang diberikan mencakup perangkat dan fasilitas pendukung pembelajaran seperti laptop, proyektor, alat peraga, serta kebutuhan penunjang lain sesuai kondisi masing-masing sekolah. Selain itu, Telkomsel menyediakan dukungan konektivitas melalui starter pack dan Telkomsel Orbit atau Fixed Wireless Access untuk membantu akses internet di lingkungan sekolah.

Program ini juga menyediakan akses gratis selama enam bulan ke sejumlah platform digital, yakni Ilmupedia untuk penguatan akademik dan latihan ujian, Kuncie untuk pembelajaran dan pengembangan kompetensi, serta Skul.id+ untuk digitalisasi manajemen sekolah. Telkomsel turut menggelar aktivasi pembelajaran, kompetisi, dan edukasi literasi digital guna mendorong kebiasaan belajar yang lebih mandiri dan bertanggung jawab.

Tujuh sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan program berada di berbagai wilayah di Pulau Flores, yaitu SMKN 3 Komodo dan SMAN 2 Komodo (Manggarai Barat), SMKN Bung Ruteng dan SMA Budi Darma Cancar (Manggarai), SMAN 2 Soa (Ngada), SMK Karsa Mandiri (Ende), serta SMK Nawa Cita Mego (Sikka).

Telkomsel menyampaikan program ini menggunakan pendekatan “From Connectivity to Human Capability” yang menempatkan teknologi sebagai jembatan untuk memperkuat kemampuan, kepercayaan diri, dan kesiapan siswa serta guru menghadapi masa depan.

Pelaksanaan program dirancang melalui beberapa tahap, yakni assessment dan baseline pada April 2026, kick-off dan aktivasi utama pada 6–7 Mei 2026 bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional, pendampingan serta pembelajaran daring pada Mei–Agustus 2026, dan evaluasi serta pengukuran dampak pada Agustus–September 2026.

VP Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan Telkomsel berupaya menghadirkan dukungan mulai dari perangkat, konektivitas, hingga ekosistem pembelajaran digital agar siswa dan guru di Flores dapat belajar dengan lebih percaya diri, aman, dan berdampak.

Untuk memperkuat kualitas pembelajaran, Telkomsel juga berkolaborasi dengan Gasing Academy melalui penerapan metode GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan) yang dicetuskan oleh Prof. Yohanes Surya Ph.D. sebagai pendekatan pembelajaran numerasi. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong kemampuan berpikir logis dan analitis siswa sebagai fondasi dalam pemanfaatan teknologi digital secara optimal.

Informasi mengenai inisiatif Telkomsel Jaga Cita dapat diakses melalui laman www.telkomsel.com/about-us/sustainability/empower-people/telkomsel-jaga-cita.