Universitas Deztron Indonesia (UDI) menandatangani kontrak penelitian Program Hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026. Penandatanganan kontrak berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026, dan didampingi Wakil Rektor I UDI Nurcahaya Nainggolan, SST., MKM., Ph.D.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas lolosnya tiga proposal dosen UDI dalam program pendanaan riset nasional yang diselenggarakan Kemdiktisaintek melalui platform BIMA. Program ini disebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor UDI Dr. Marniati, SE., M.Kes, pada Senin (18/5/2026), menyampaikan apresiasi atas capaian para dosen penerima hibah penelitian tahun 2026. Ia menilai keberhasilan tersebut mencerminkan peningkatan kualitas riset dan inovasi di lingkungan sivitas akademika UDI.
Dalam Program Hibah BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026, dua dosen UDI dinyatakan lolos pada skema Penelitian Dosen Pemula (PDP), yakni Dr. Ahmad Faisal, M.Si dari Program Studi Gizi dan Syarifah, S.S., M.S dari Program Studi Sastra Inggris. Sementara itu, Dr. Marniati juga memperoleh pendanaan pada skema Penelitian Fundamental.
UDI menyebut keberhasilan ini menunjukkan komitmen kampus dalam meningkatkan mutu penelitian dosen di berbagai bidang keilmuan, mulai dari sains kesehatan hingga sosial humaniora, termasuk penelitian multidisipliner berbasis inovasi dan teknologi. Rektor berharap para penerima hibah dapat melaksanakan penelitian secara optimal dan menghasilkan luaran seperti publikasi ilmiah, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), produk inovasi, maupun solusi bagi masyarakat.
Proposal yang memperoleh pendanaan disebut berasal dari bidang Ilmu Gizi, Administrasi Kesehatan, dan Sastra Inggris. Direktur DIRPM UDI Dewi Wulandari, S.Pd., M.Hum, turut menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang lolos pendanaan Hibah BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026 dan berharap penelitian yang dijalankan memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta dampak positif bagi masyarakat.
Selain penguatan budaya akademik, capaian ini juga diharapkan mendorong kolaborasi riset lintas disiplin, memperluas jejaring kerja sama nasional, serta meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dosen melalui pembelajaran berbasis riset.
UDI juga menyatakan terus mendukung peningkatan kapasitas dosen melalui program pelatihan, pendampingan penyusunan proposal, publikasi ilmiah, dan penguatan kerja sama riset dengan berbagai institusi. Dengan penandatanganan kontrak Hibah BIMA Kemdiktisaintek Tahun 2026, UDI menyampaikan optimisme untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) merupakan platform resmi Kemdiktisaintek yang digunakan dosen di Indonesia untuk mengajukan proposal, mengelola, serta melaporkan kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat.