TikTok memperluas layanan di platformnya dengan menghadirkan fitur baru bernama TikTok GO. Melalui fitur ini, pengguna dapat memesan layanan perjalanan dan aktivitas wisata langsung dari aplikasi TikTok.
TikTok GO memungkinkan pemesanan hotel, tur wisata, hingga tiket atraksi yang muncul di konten video, tanpa mengharuskan pengguna keluar dari aplikasi. Fitur ini menjadi bagian dari upaya TikTok menggabungkan hiburan, inspirasi, dan transaksi digital dalam satu platform.
Untuk menyediakan layanan tersebut, TikTok bekerja sama dengan sejumlah platform perjalanan global, termasuk Booking.com, Expedia, GetYourGuide, Tiqets, Trip.com, dan Viator. Melalui integrasi itu, pengguna yang menonton video destinasi atau pengalaman traveling dapat melihat opsi pemesanan melalui menu khusus di TikTok GO.
Saat ini, TikTok GO baru tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat dengan usia minimal 18 tahun.
Kehadiran TikTok GO juga membuka peluang monetisasi bagi kreator. TikTok memungkinkan kreator memperoleh komisi dari pemesanan yang dilakukan pengguna melalui konten mereka, serta berpartisipasi dalam kampanye promosi yang menampilkan bisnis dan destinasi yang dapat dipesan lewat TikTok GO.
Konsep serupa disebut sudah sempat terlihat oleh sebagian pengguna sejak tahun lalu ketika fitur ini masih dalam tahap pengujian terbatas.
Peluncuran TikTok GO melanjutkan strategi TikTok dalam memperkuat transaksi digital di platformnya. Pada 2021, TikTok menghadirkan tab Shopping yang didukung Shopify untuk pengguna bisnis, lalu meluncurkan TikTok Shop yang memungkinkan pembelian produk langsung dari video. Berbeda dari TikTok Shop yang berfokus pada produk ritel dan kebutuhan sehari-hari, TikTok GO mengambil pendekatan lebih spesifik pada sektor perjalanan dan pengalaman wisata.
Meski pemesanan hotel dan perjalanan termasuk transaksi bernilai besar, TikTok melihat potensi dari tren wisata berbasis inspirasi media sosial. Konten perjalanan di TikTok kini kerap dijadikan referensi oleh pengguna sebelum menentukan destinasi liburan.