PT Solusi Sinergi Digital Tbk melalui anak usahanya menyatakan telah merampungkan Uji Laik Operasi (ULO) untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) IRA berbasis pita frekuensi 1,4 GHz di enam zona operasional di Indonesia. Penyelesaian ULO ini menjadi pijakan teknis menuju rencana peluncuran (grand launching) layanan IRA Internet Rakyat yang disebut akan dilakukan serentak.
Pengujian ULO dilakukan dengan menyelaraskan perangkat laptop dan ponsel pada berbagai titik uji. Analisis kinerja dilakukan menggunakan beragam perangkat serta array perangkat uji yang terintegrasi untuk memastikan konsistensi hasil pengukuran.
Berdasarkan hasil uji, kecepatan dan stabilitas koneksi dinyatakan memenuhi standar minimum yang ditetapkan pemerintah. Pengujian juga menilai kemampuan layanan untuk penggunaan multi-perangkat, yang ditujukan untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil.
Zona operasional yang diuji mencakup area perkotaan hingga wilayah terpencil. Hasil ini digunakan untuk menunjukkan bahwa teknologi FWA 1,4 GHz mampu menghadapi tantangan geografis tanpa mengorbankan kualitas layanan. Operator Surge menyebut kesiapan jaringan, perangkat pelanggan, dan sistem aktivasi telah dipersiapkan untuk mendukung rollout secara bertahap.
Kesiapan operasional yang dilaporkan meliputi verifikasi jaringan, infrastruktur, serta sistem pendukung layanan pelanggan. Hasil ULO di Papua dan Maluku disebut menjadi bukti kemampuan teknologi bekerja dalam kondisi geografis yang beragam.
Perusahaan juga menyampaikan penguatan rantai pasokan untuk kebutuhan deployment, termasuk ketersediaan perangkat pelanggan dan sistem aktivasi otomatis. Tim teknis menyatakan kapasitas jaringan dapat ditingkatkan bertahap seiring perluasan wilayah operasional, dengan dukungan proses provisioning yang dinilai lebih efisien untuk memperlancar rollout.
Selain pengukuran kecepatan, uji juga diarahkan untuk menstabilkan latency dan menjaga kualitas koneksi di berbagai titik. Survei kebutuhan rumah tangga, pendidikan, dan UKM yang dilakukan perusahaan menyebut layanan IRA berpotensi meningkatkan produktivitas dengan biaya yang terjangkau.
Dalam penjelasannya, pita 1,4 GHz dipandang sebagai solusi fixed broadband nirkabel yang efisien, terutama untuk wilayah Indonesia bagian timur. Frekuensi ini disebut memiliki penetrasi sinyal indoor yang kuat serta cakupan yang luas, sehingga mendukung koneksi yang lebih andal di beragam kondisi geografis.
Secara keseluruhan, keberhasilan ULO disebut menjadi fondasi untuk ekspansi layanan ke wilayah baru melalui pendekatan bertahap dan berkelanjutan. Perusahaan memproyeksikan peluncuran IRA dapat mempercepat transformasi digital, mendorong pemerataan akses internet, serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional.